Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kepala Bappenas: Jakarta Berpotensi Besar Jadi Kota Global Hijau, Cerdas, Inklusif

📅 Jumat, 25 Apr 2025, 14:50 WIB | Oleh:
Kepala Bappenas: Jakarta Berpotensi Besar Jadi Kota Global Hijau, Cerdas, Inklusif Doc: Bappenas
Ket. Menteri PPN/Bappenas Rachmat Pambudy memberikan arahan dalam Musrenbangprov DKI Jakarta 2025 dalam rangka penyusunan RPJMD 2025-2029 dan RKPD) 2026 di Jakarta, Rabu (23/4/2025).

JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy menyatakan, Jakarta mempunyai potensi besar menjadi kota global hijau, cerdas, dan inklusif.

“Potensi ini tidak akan terwujud tanpa kolaborasi lintas wilayah di kawasan aglomerasi,” ujarnya saat memberikan arahan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi (Musrenbangprov) DKI Jakarta 2025 dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026, dikutip dari keterangan resmi, Jakarta, Jumat.

Dia menjelaskan bahwa sinergi pusat dan daerah sangat penting agar perencanaan pembangunan berjalan optimal dan berkelanjutan. Artinya, pembangunan harus dipastikan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Musrenbangprov ini bukan sekadar forum teknokratik, tetapi ruang menyatukan visi pembangunan pusat dan daerah. Kita ingin Jakarta menjadi kota global yang tidak hanya maju, tetapi juga adil dan berkelanjutan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bappenas menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia tetap menunjukkan ketangguhan di tengah ketidakpastian global.

Pada tahun 2024, ekonomi Tanah Air tumbuh sebesar 5,03 persen, lebih tinggi dibandingkan negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang.

Kendati demikian, Rachmat menekankan perlunya kewaspadaan terhadap dinamika global dan berbagai tantangan domestik yang kompleks, seperti ketimpangan wilayah, kualitas sumber daya manusia, hingga persoalan infrastruktur.

Terkait arah pembangunan 2026, tema Rencana Kerja Pembangunan (RKP) adalah “Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi yang Produktif dan Inklusif” dengan fokus ketahanan pangan dan energi, penguatan ekonomi berbasis inovasi dan teknologi, serta upaya pengentasan kemiskinan melalui hilirisasi dan intervensi sosial.

Beberapa intervensi strategis yang diusulkan untuk Jakarta antara lain pengembangan koridor bisnis Jakarta-Tangerang, pembangunan tanggul terpadu National Capital Integrated Coastal Development (NCICD), serta penguatan kawasan konservasi Taman Nasional Kepulauan Seribu.

“Pemerintah juga akan mempercepat program Wajib Belajar 13 tahun dan penyediaan Makan Bergizi Gratis sebagai bagian intervensi sosial berkelanjutan,” ucap Menteri PPN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng
Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...

Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta
Nasional
Sidang vonis Mantan Wamenna...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.