Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Pandemi Masa Depan, DRRC UI Aktif Edukasi dan Riset Kesehatan

📅 Jumat, 25 Apr 2025, 16:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Pandemi Masa Depan, DRRC UI Aktif Edukasi dan Riset Kesehatan Doc: Antara
Ket. DRRC UI meluncurkan buku, yang berjudul Pengantar, Konsep Dasar, dan Aplikasi: Biorisiko dan Keselamatan Hayati Laboratorium.

Depok - Pusat Pengurangan Risiko Bencana atau Disaster Risk Reduction Center Universitas Indonesia (DRRC UI) menyebarkan keilmuan lebih luas lagi untuk mencegah pandemi kesehatan global dengan meluncurkan buku berjudul "Pengantar, Konsep Dasar, dan Aplikasi: Biorisiko dan Keselamatan Hayati Laboratorium".

Kepala DRRC UI Fatma Lestari yang sekaligus tim penulis buku di kampus UI Depok, Jumat, berharap buku ini dapat menjadi salah satu upaya pencegahan kebencanaan khususnya yang terkait dengan biological hazard. Disampaikan juga bahwa proses awal dimulainya penulisan buku tersebut terjadi saat awal pandemi Covid-19.

"Risiko dari biological hazard dapat memberi pengaruh signifikan terhadap kesehatan masyarakat global," katanya.

Oleh karena itu, katanya, urgensi penyusunan buku ini bertujuan melakukan upaya pencegahan melalui peningkatan pemahaman terhadap bagaimana cara mengelola bio-risiko.

Harapan akhir dari isi buku ini tidak hanya menjamin keselamatan bagi pekerja dalam skala kecil, seperti di lingkungan laboratorium, melainkan dapat diterapkan juga dalam skala besar yang lebih luas lagi.

"Dalam hal ini tentunya menjamin keselamatan tidak hanya bagi pekerja dalam skala kecil laboratorium, tetapi juga dapat diterapkan dalam skala besar agar tidak membahayakan bagi kesehatan global," ungkap Fatma

Ia mengatakan biological harzard memiliki banyak jenis dan tingkat risiko yang signifikan. Oleh karena itu perlu dilakukan pengelolaan dengan sebaik-baiknya dan dengan cara yang tepat.

Buku ini hadir menjadi satu di antara panduan yang dapat menjadi pegangan para stakeholder, karena buku ini memuat pengantar konsep dasar hingga aplikasi praktis dalam upaya pencegahan biological hazard yang dapat dilakukan melalui pendekatan bio-risiko.

Buku tersebut ditulis oleh Anom Bowolaksono, Fatma Lestari, Windri Handayani, dan David Kusumawan.

Sebagai bagian dari tim penulis, Anom Bowolaksono menyampaikan pernah melakukan mitigasi laboratorium yang kondisinya belum terkelola dengan baik dalam hal keselamatan dan juga mitigasi risikonya.

Pengalaman saat bertugas di UPT K3L UI  turut menjadi referensi penulis dalam menyusun buku tersebut. Dari pengalaman tersebut didapatkan fakta bahwa sangat sedikit sekali buku dan referensi yang membahas serta memberikan panduan terkait standar bio-safety atau keselamatan hayati juga bio-risiko di laboratorium.

Buku yang berisikan 15 bab ini pada hakikatnya didedikasikan untuk semua kalangan, baik masyarakat, mahasiswa, akademisi, maupun industri. "Jadi bukan hanya untuk user dan manajemen laboratorium saja melainkan lebih luas lagi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 8
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.