Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terapi Kanker Kini Minimal Invasif dan Bersifat Personal

📅 Rabu, 23 Apr 2025, 00:12 WIB | Oleh:
Terapi Kanker Kini Minimal Invasif dan Bersifat Personal Doc: (Antara/HO/Fujifilm Indonesia)
Ket. Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan mammografi pada seorang perempuan penderita kanker payudara dengan teknologi mammografi digital berbasis kecerdasan buatan (AI) dari Fujifilm Indonesia di Jakarta, Kamis (6/3).

JAKARTA - Dokter Subspesialis Hematologi Onkologi Medik FKUI dr. Ralph Girson Gunarsa, Sp.PD-KHOM mengatakan bahwa terapi pengobatan penyakit kanker kini minimal invasif dan bersifat personal.

“Terapi kanker ini juga lebih personal dan minimal invasif. Misalnya metode subkutan (SC) yang memungkinkan pasien mendapatkan obat secara efisien dengan waktu yang lebih singkat dan tingkat kenyamanan yang lebih tinggi dibandingkan infus intravena,” ujar dokter Ralph di Jakarta, Selasa (22/4).

Sementara itu, pada saat ini masih berkembang mitos mengenai kanker payudara, yakni berkaitan dengan biopsi yang dianggap memberikan efek samping hingga mempercepat penyebaran sel kanker.

Terkait anggapan itu, Dokter Spesialis Penyakit dalam sekaligus Konsultan Hematologi-Onkologi Medik dr. Andhika Rahman, Sp.PD-KHOM menegaskan bahwa hal itu tidak benar.

Berdasarkan paparannya, tumor terdiri dari dua sifat yakni ganas (kanker) dan jinak, dan biopsi dianggap tidak akan mengubah sifat tumor itu.

“Sangat kecil kemungkinan kanker menyebar akibat jarum biopsi (kurang dari 1 persen),” katanya.

Risiko tersebut dapat diturunkan dengan teknik biopsi yang dipandu dengan radiologi USG (ultrasonografi).

Adapun biopsi memiliki dua jenis yakni Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB) yang memiliki akurasi rendah sehingga jarang digunakan. Kelemahan lainnya yakni FNAB menghasilkan diagnosis keganasan, tidak dapat dilanjutkan dengan pemeriksaan imunohistokimia untuk mendapatkan data sifat biologi kanker.

Jenis lainnya yakni biopsi operasi terbuka atau eksisi atau insisi yang merupakan prosedur konvensional.

Biopsi ini menurut Andhika sering dipraktikkan karena lebih akurat, namun memiliki kelemahan yakni memiliki risiko komplikasi seperti pendarahan dan infeksi yang lebih tinggi , biaya lebih tinggi dan pada orang dengan konsumsi pengencer darah dan hamil perlu persiapan khusus. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Rona
Tahu Rencana Ayu Ting Ting ...

Api Kepung Habitat, 51 Orangutan Berhasil Dievakuasi

39 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Nasional
Api Kepung Habitat, 51 Oran...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.