Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Natuna Jadi Sorotan, Kementrans Siap Ajak Investor Bangun Kawasan Transmigrasi

📅 Rabu, 23 Apr 2025, 15:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Natuna Jadi Sorotan, Kementrans Siap Ajak Investor Bangun Kawasan Transmigrasi Doc: Istimewa.
Ket. Kantor Bupati Natuna Kepulauan Riau.

JAKARTA – Perkembangan kawasan transmigrasi di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, menunjukkan kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah daerah bersama kementerian terkait terus mendorong legalisasi lahan, pembangunan infrastruktur, dan pengembangan ekonomi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat transmigran.

Pemerintah Kabupaten Natuna telah menyerahkan sertifikat tanah kepada warga transmigran di Kecamatan Bunguran Batubi. Hingga Februari 2023, sebanyak 86 sertifikat kepemilikan dan 33 sertifikat aset telah dibagikan, dengan proses penerbitan 654 sertifikat aset lainnya masih berlangsung. Langkah ini memberikan kepastian hukum bagi warga dalam mengelola lahan dan mendorong investasi di sektor pertanian dan perkebunan.?

Menteri Transmigrasi (Mentrans) M Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan pihaknya siap membantu Pemerintah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, untuk menarik investor agar dapat mengembangkan kawasan transmigrasi di daerah tersebut.

Ia mengatakan tidak masalah membutuhkan waktu lama untuk mengembangkan suatu kawasan transmigrasi, asalkan hasilnya jelas dan berkelanjutan.

"Transformasi transmigrasi yang sedang kami kembangkan akan mengarah pada industrialisasi dan hilirisasi yang ditopang oleh masyarakat transmigran yang unggul," ujarnya saat bertemu dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Natuna, sebagaimana dikutip dari keterangan resmi di Jakarta, Rabu (23/4).

Ia menuturkan pengembangan transmigrasi di kabupaten tersebut tidak hanya terbatas pada sektor maritim, tapi juga pariwisata.

Untuk mendukung potensi tersebut, pihaknya pun berupaya untuk mencari regulasi yang memungkinkan pembukaan pelabuhan di Natuna.

"Natuna memiliki potensi besar. Kami akan agendakan kunjungan ke sana untuk belanja masalah langsung di lapangan. Fokus kami adalah pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui program transmigrasi yang terintegrasi," ucap Iftitah.

Bupati Natuna Cen Sui Lan menyampaikan bahwa Natuna memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata, gas alam, perikanan, kelapa, dan cengkih.

Namun, ia menyatakan keterbatasan sumber daya manusia (SDM) membuat sektor-sektor tersebut belum tergarap maksimal, mengingat banyak pulau di Kabupaten Natuna yang tak berpenghuni, yakni 127 pulau dari total 154 pulau yang tersebar di kabupaten tersebut.

"Kondisi Natuna yang seperti itu, membuat Natuna ini susah untuk berkembang. Natuna berada di lokasi yang terluar, terdepan, dan tertinggal dibandingkan provinsi Kepulauan Riau lainnya," katanya.

Cen mengatakan kekurangan SDM tersebut membuat penduduk setempat kalah bersaing, contohnya dalam sektor perikanan tangkap, nelayan lokal kalah bersaing dengan nelayan pendatang.

Untuk pengolahan cengkih pun, tenaga kerja masih banyak didatangkan dari Jawa.

Pihaknya pun meminta agar akses ke Natuna dibuka selebar-lebarnya, termasuk membangun kawasan ekonomi maritim agar investor dapat masuk.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.