Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dominasi Kenya di Boston Marathon 2025: Korir dan Lokedi Tak Terbendung

📅 Selasa, 22 Apr 2025, 09:48 WIB | Oleh:
Dominasi Kenya di Boston Marathon 2025: Korir dan Lokedi Tak Terbendung Doc: AFP
Ket. Pelari Kenya John Korir meraih kemenangan di ajang Boston Marathon 2025, Senin (21/4) waktu setempat.

BOSTON, AMERIKA SERIKAT – Pelari Kenya John Korir meraih kemenangan gemilang di ajang Boston Marathon 2025, Senin (21/4) waktu setempat, sementara rekan senegaranya Sharon Lokedi tampil mengejutkan dengan menumbangkan juara bertahan Hellen Obiri di kategori putri.

Korir, yang sebelumnya mencatat waktu 2:02:44 saat menjuarai Chicago Marathon 2024 dan menjadi pelari keenam tercepat sepanjang sejarah, kali ini finis di Boston dengan waktu 2 jam 04 menit 45 detik—rekor kedua tercepat sepanjang sejarah lomba yang telah berlangsung sejak 1897 itu. Ia bahkan mengalami jatuh di awal lomba namun tetap mampu bangkit dan menang.

“Saya memang mengincar kemenangan di Boston dan sudah janji ke kakak saya bahwa saya akan memenangkannya,” ujar Korir, merujuk pada Wesley Korir, sang kakak sekaligus mantan juara Boston tahun 2012 yang kini menjadi politikus di Kenya.

Posisi kedua ditempati pelari Tanzania, Alphonce Felix Simbu, yang mengalahkan Cybrian Kotut dari Kenya melalui foto finis dengan catatan waktu 2:05:04. Pelari Amerika, Conner Mantz, finis keempat hanya terpaut empat detik dari podium dan delapan detik dari rekor maraton tercepat AS milik Ryan Hall.

Dengan lima pelari finis di bawah 2:06, sembilan di bawah 2:08, dan dua belas di bawah 2:09, edisi tahun ini menjadi lomba kategori putra terdalam dalam sejarah Boston Marathon.

Di kategori putri, Sharon Lokedi tampil luar biasa dengan waktu 2:17:22, mengalahkan Obiri yang finis kedua dengan selisih 19 detik. Posisi ketiga diraih pelari Ethiopia, Yalemserf Yehualaw.

Catatan waktu Lokedi sukses memecahkan rekor lintasan sebelumnya, yaitu 2:19:59 yang dipegang oleh Buzunesh Deba sejak 2014.

“Saya sangat senang dan masih tak percaya. Ini luar biasa,” ucap Lokedi yang sebelumnya menjadi juara debut di New York Marathon 2022 dan finis keempat di Olimpiade Paris tahun lalu.

“Saya sudah terlalu sering finis di belakang Hellen. Tapi kali ini saya bilang ke diri sendiri, itu tidak akan terjadi lagi. Saya berjuang keras dan menginginkannya sepenuh hati. Aku menikmati setiap bagian dari lomba ini.”

Obiri sejatinya membidik sejarah sebagai wanita pertama sejak 1999 yang menang tiga kali berturut-turut di Boston. Namun Lokedi tampil impresif di akhir lomba dan menyalip di saat-saat krusial di hadapan 32.000 pelari peserta.

Lomba kategori putra sempat dipimpin oleh Sisay Lemma, juara bertahan, yang kemudian mundur setelah melewati pertengahan lomba karena kelelahan. Korir memulai manuvernya di kilometer ke-34 dan langsung membuka jarak hampir satu menit dari kelompok terdepan.

Meskipun rekor lintasan 2:03:02 milik Geoffrey Mutai belum terpecahkan, kecepatan dan kedalaman persaingan tahun ini menandai salah satu edisi Boston Marathon paling kompetitif dalam sejarahnya yang sudah berlangsung 129 tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.