Rune Jegal Alcaraz untuk Raih Gelar ke-3 Barcelona Open

Minggu, 20 Apr 2025, 23:55 WIB

BARCELONA - Holger Rune menggagalkan favorit kuat Carlos Alcaraz untuk meraih trofi Barcelona Open ketiganya ketika ia mengejutkan petenis Spanyol itu 7-6(6) 6-2 di final pada Minggu (20/4) untuk mengangkat gelar pertamanya dalam dua tahun.

Alcaraz telah memenangkan turnamen pada tahun 2022 dan 2023 tetapi unggulan teratas itu tampaknya berjuang melawan cedera di pertengahan pertandingan, yang memungkinkan Rune untuk memanfaatkannya dan memenangkan trofi pertamanya sejak Bavarian Open pada bulan April 2023.

Ket. Foto: Holger Rune — Sumber: AFP/MANAURE QUINTERO

Namun gelar itu memang pantas diterima Rune, yang juga mengalahkan unggulan kedua Casper Ruud di babak perempat final, sedangkan Alcaraz turun ke posisi ketiga dalam peringkat ATP, di bawah Alexander Zverev yang menjuarai Munich Open pada Minggu pagi.

"Ini sangat berarti, pertandingan yang sangat hebat. Awalnya saya agak stres karena Carlos jelas bermain tenis dengan sangat baik dan saya harus banyak bernapas dan menemukan ritme saya," kata Rune.

Alcaraz tampil dominan di awal set pembukaan dan ia tampil memukau dengan pengembalian baseline yang kuat serta sesekali drop shot yang membuat Rune kesulitan saat petenis Spanyol itu melakukan break untuk unggul 3-2.

Namun dalam rentang beberapa menit, Rune langsung bangkit dan menyamakan kedudukan sebelum unggul 4-3 dan mengejutkan para penggemar yang menonton di klub tenis tertua di Spanyol. Alcaraz kemudian mendapati dirinya melakukan servis untuk mempertahankan set tersebut dua kali sebelum memaksakan tiebreak.

Alcaraz menyelamatkan dua set poin lagi pada tiebreak saat Rune mulai mendikte poin sekali lagi dan pemain Denmark itu akhirnya mengonversi set poin kelimanya ketika pengembalian unggulan teratas itu melebar.

"Saat ia mematahkan servis saya, saya rasa saya lebih menguasai pertandingan dan memainkan tenis saya dengan lebih baik. Itu adalah pertarungan hebat di set pertama," tambah Rune.

"Saya tahu bagaimana rasanya kalah di set pertama seperti ini, sangat penting untuk menang dan mendapatkan momentum. Jadi saya sangat bangga pada diri saya sendiri."

Alcaraz unggul 2-1 pada set kedua sebelum ia meminta waktu istirahat medis untuk mengatasi apa yang tampak seperti masalah pada otot paha atau pangkal pahanya. Ia tidak tampil lebih baik saat kembali karena Rune meningkatkan permainannya.

Pemain Denmark itu sangat efektif di net, memenangkan 12 dari 16 poin, sementara jumlah kesalahan sendiri Alcaraz mulai meningkat saat para penggemar tuan rumah mengerang frustrasi ketika Rune unggul 5-2.

Rune akhirnya berhasil melakukan love ketika pengembalian Alcaraz mengenai net pada poin kejuaraan dan memberikan Rune gelar juara.

Petenis Denmark itu kemudian mengungkapkan bahwa ia telah mempelajari bagaimana Novak Djokovic bisa mengalahkan Alcaraz di final Olimpiade di Roland Garros.

"Saya berpikir, 'Oke, mari kita coba memainkan gaya seperti itu,' benar-benar membuatnya memainkan banyak bola," kata Rune. "Saya sangat senang dengan cara saya tetap tenang saat benar-benar dibutuhkan. Saya juga sangat berani saat dibutuhkan." CNA/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.