Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wow! Pemerintah Targetkan 0% Kemiskinan Ekstrem pada 2026

📅 Jumat, 18 Apr 2025, 22:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wow! Pemerintah Targetkan 0% Kemiskinan Ekstrem pada 2026 Doc: Antara
Ket. Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani foto bersama dengan pilar-pilar sosial di Pendopo Kabupaten Banyuwangi, jawa Timur. Jumat (18/4

Banyuwangi - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan pemerintah menargetkan kemiskinan ekstrem turun signifikan 0 persen pada tahun 2026 dan kemiskinan secara nasional ditargetkan turun di bawah 5 persen pada 2029.

"Saat ini angka kemiskinan rata-rata secara nasional berada di angka 8,57 persen," kata Mensos saat kunjungan kerja di Pendopo Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (18/4).

Menurutnya, saat ini ada tiga provinsi dengan jumlah penduduk miskin tertinggi, yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Oleh karena itu, lanjut Gus Ipul, pemerintah pusat mengimplementasikan berbagai program untuk menekan angka kemiskinan dan salah satunya melalui program Sekolah Rakyat.

Program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan di seluruh daerah berada di bawah kewenangan Kementerian Sosial.

"Program ini (sekolah rakyat) kami harapkan signifikan terhadap penurunan angka kemiskinan," katanya.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf memuji penurunan kemiskinan di Kabupaten Banyuwangi melalui program-program pengentasannya berhasil menurunkan angka kemiskinan hingga di bawah rata-rata nasional.

"Saya apresiasi Banyuwangi yang kinerjanya bagus, khususnya dalam penurunan kemiskinannya," katanya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengemukakan upaya penanganan kemiskinan di Banyuwangi telah menjadi kesadaran bersama, dan pengentasan kemiskinan dilakukan dengan melibatkan banyak pihak.

"Semua pihak terlibat dalam pengentasan kemiskinan di Banyuwangi, memiliki banyak program, baik jangka panjang maupun jangka pendek, harapannya kemiskinan di Banyuwangi bisa terus ditekan sehingga bisa selaras dan mendukung target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat," kata Ipuk.

Data diperoleh ANTARA, dengan berbagai program yang dijalankan, angka kemiskinan di Banyuwangi turun dari 7,34 persen pada 2023 menjadi 6,54 persen pada 2024.

Selain itu, angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Banyuwangi juga turun, yakni dari 0,43 persen pada 2023 menjadi 0,29 persen pada 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.