Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada! Kenali Penyebab BAB Secara Terus-menerus, Ini Solusi Pengobatannya

📅 Jumat, 18 Apr 2025, 01:25 WIB | Oleh:

PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia) telah melakukan penelitian lanjut mengenai penyebab utama dari sering buang air besar. Berikut adalah beberapa jenis obat yang umum digunakan untuk mengurangi gejala sering buang air besar serta membantu mengelola kondisi tersebut meliputi:

1. Oralit

Oralit adalah obat yang dapat digunakan untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat diare. Obat ini mengandung elektrolit seperti natrium dan kalium yang penting untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh. Oralit harus dibuat sesuai dengan instruksi pada kemasan dan diminum secara teratur untuk menghindari dehidrasi.

2. Loperamide

Imodium dan Inamid adalah obat yang mengandung loperamide. Obat ini efektif untuk mengurangi gejala diare, tetapi tidak boleh digunakan jika diare disertai dengan darah atau demam tinggi. Loperamide biasanya diminum setelah buang air besar dan dapat diulang sesuai dengan instruksi apoteker atau label obat.

3. Attapulgite

New diatabs dan neo entrostop adalah contoh obat yang mengandung attapulgite. Obat ini dapat membantu mengurangi frekuensi buang air besar. Attapulgite biasanya diminum setelah makan untuk membantu menyerap racun atau bakteri penyebab diare.

Selain mengonsumsi obat-obatan, beberapa cara lain untuk mengurangi sering buang air besar adalah mengatur pola makan lebih sehat serta mengonsumsi pisang kepok. Pisang dapat membantu memadatkan feses dan mengurangi frekuensi buang air besar. Penting untuk selalu berkonsultasi dengan apoteker agar mendapatkan rekomendasi obat serta dosis yang sesuai.

(IKN

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Kalah Telak di Piala AFF: T...
Olahraga
Daftar 18 Pemain Voli Putra...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.