Laga Hidup-Mati Duo Inggris di Liga Eropa
📅 Kamis, 17 Apr 2025, 06:36 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Olivier CHASSIGNOLE / AFP
LONDON – Dua klub Inggris, Manchester United dan Tottenham Hotspur, akan menjalani laga hidup-mati di leg kedua perempat final Liga Eropa, Jumat(19/4) dini hari WIB. Di tengah tekanan prestasi dan krisis kepercayaan publik, kedua klub itubutuh kemenangan demi melangkah ke semifinal sekaligus menjaga peluang tampil di Liga Champions musim depan.
Di Old Trafford, Manchester United menjamu Lyon dengan agregat imbang 2-2. Laga ini bukan sekadar perebutan tiket ke empat besar. Bagi kubu Setan Merah, ini adalah jalur terakhir menuju kompetisi elite Eropa. Kekalahan 1-4 dari Newcastle akhir pekan lalu menjadi pukulan telak yang semakin memperkeruh suasana. Itukekalahan liga ke-14 musim ini, terbanyak sepanjang era Liga Inggris, dan kini mereka tercecer di posisi ke-14 dengan 38 poin.
“Kami tidak punya ruang untuk kesalahan. Ini bukan hanya tentang Liga Eropa, ini tentang masa depan klub. Kami harus tampil seperti finalis, bukan seperti tim papan tengah,” ujar Ruben Amorim dalam konferensi pers jelang laga.
Manchester United diprediksi tampil dengan Andre Onana kembali di bawah mistar, meski performanya dikritik pasca blunder di leg pertama. Di lini depan, Rasmus Hojlund akan didukung kapten Bruno Fernandes dan Alejandro Garnacho. Joshua Zirkzee dipastikan absen karena cedera hamstring, membuat Casemiro dan Mason Mount bersaing mendampingi Manuel Ugarte di lini tengah.
Di kubu lawan, Lyon datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan Auxerre 3-1 di Ligue 1. Pelatih Paulo Fonseca mengandalkan trio Thiago Almada, Rayan Cherki, dan Georges Mikautadze untuk membongkar pertahanan United. Cherki, yang telah menyumbang tiga gol dan delapan assist di Liga Europa, disebut Fonseca sebagai “pemain paling kreatif yang pernah saya latih dalam lima tahun terakhir.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, sejarah tak berpihak pada Lyon. Dalam lima pertemuan sebelumnya melawan United, Les Gones tak pernah menang—dua kali imbang dan tiga kali kalah. “Kami menghormati sejarah, tapi kami datang untuk menulis yang baru,” ucap Fonseca singkat.
Di Ujung Tanduk
Sementara itu, Tottenham Hotspur harus menghadapi atmosfer panas Deutsche Bank-Park, kandang Eintracht Frankfurt. Dengan agregat 1-1 dari leg pertama, Spurs butuh kemenangan atau hasil imbang yang berujung kemenangan di adu penalti untuk melaju. Tapi kondisi tim sedang genting. Kekalahan 2-4 dari Wolves diLiga Inggris membuat posisi mereka melorot ke peringkat ke-15, hanya dua poin dari zona degradasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ini soal karakter. Kami harus bertarung seolah ini pertandingan terakhir. Kami tahu ada tapi percaya pada pemain,” ujar Ange Postecoglou, yang dikabarkan bisa kehilangan jabatannya jika gagal lolos.
Sayangnya, kepercayaan itu tidak didukung catatan tandang yang baik. Spurs telah kalah dalam enam dari tujuh lawatan terakhir ke Jerman di fase gugur Eropa. Mereka juga tak pernah mencetak gol dalam empat dari lima laga tandang terakhir di pentas kontinental.
Frankfurt justru berada dalam performa terbaik. Usai menahan imbang Spurs pekan lalu, mereka melanjutkannya dengan kemenangan 3-0 atas Heidenheim di Bundesliga. Di Liga Eropa, mereka mencatat empat kemenangan kandang beruntun tanpa kebobolan. Pelatih Dino Toppmöller menilai soliditas timnya sebagai hasil dari mentalitas kolektif dan kepercayaan tanpa syarat di ruang ganti.
Sosok kiper muda Kaua Santos, yang tampil gemilang di leg pertama, dipastikan kembali menjadi andalan. Frankfurt hanya butuh menjaga rekor kandang impresif mereka untuk meraih semifinal ketiga sepanjang sejarah klub—prestasi yang sejauh ini hanya bisa disamai oleh Sevilla dan Manchester United di ajang ini. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!