Beladiri dari Korsel, DIY Siap Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Hapkido Internasional 2025

Kamis, 17 Apr 2025, 21:50 WIB

YOGYAKARTA – Yogyakarta akan menjadi tuan rumah gelaran 2nd South East Asia Hapkido Union Championship 2025, sebuah ajang kejuaraan internasional yang digelar oleh Pengurus Pusat Hapkido Indonesia (PPHI) bekerja sama dengan KONI DIY. Acara prestisius ini dijadwalkan berlangsung pada 14–15 Juni 2025 di Student Center Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan event ini yang dinilai membawa dampak positif tidak hanya untuk olahraga, tetapi juga promosi daerah. Dalam pertemuannya bersama jajaran PPHI di Gedhong Pareanom, Kompleks Kepatihan, pada Rabu (16/4), Sri Paduka menyarankan agar kompetisi ini disertai dengan kegiatan ekshibisi guna memperkenalkan hapkido lebih luas ke masyarakat.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Kemenpora

"Kalau memungkinkan, sebaiknya ada juga ekshibisi hapkido. Dengan begitu, masyarakat yang belum tahu bisa mengenal lebih dekat. Gunakan juga media sosial untuk memperluas jangkauan," ujar Sri Paduka.

Lebih lanjut, Sri Paduka mendorong agar momentum ini juga digunakan untuk memperkenalkan budaya lokal dan mendukung pelaku UMKM. Ia mengusulkan pemberian cenderamata khas Yogyakarta bagi para tamu, atlet, dan delegasi asing yang datang.

“Dengan menjadi tuan rumah, Jogja punya kesempatan besar untuk memperkenalkan budaya daerah. Kita bisa berikan cinderamata yang mencerminkan identitas Jogja, sekaligus memberdayakan UMKM lokal,” tambahnya.

Direktur Teknik PPHI, Vincentius Suryadi, menjelaskan bahwa sejumlah negara telah mengonfirmasi keikutsertaan dalam kejuaraan ini, antara lain Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, dan Kamboja. Rangkaian acara akan diawali dengan seminar internasional bagi wasit (International Referee Seminar – Daeryun) yang digelar pada 13 Juni, sehari sebelum pertandingan dimulai.

“Kami ingin menciptakan ekosistem kejuaraan yang lengkap, tidak hanya kompetisi, tetapi juga edukasi melalui seminar. Bahkan, kami juga akan melibatkan komunitas fotografi untuk mendokumentasikan momen-momen terbaik selama acara berlangsung, dan beberapa penghargaan juga disiapkan,” jelas Vincentius.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Ketua Umum PPHI GBPH H. Prabukusumo, Ketua Pengda Hapkido DIY GPH Indrokusumo, Sekretaris Pengda Luqman Ar Rosyid, serta perwakilan dari KONI DIY. Kolaborasi berbagai pihak ini diharapkan menjadi titik awal berkembangnya hapkido sebagai olahraga yang makin dikenal di Tanah Air, sekaligus menjadi ajang strategis untuk mempromosikan Jogja di mata dunia.

Redaktur: Eko S

Penulis: Eko S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.