Momen Unik HUT Ke-81 RI, WNA di Bali Antusias Ikuti Lomba 17 Agustus
Selasa, 18 Agu 2026, 01:00 WIBBADUNG - Puluhan warga negara asing (WNA) yang berada di Bali mengikuti beragam lomba khas masyarakat untuk menyemarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Pantai Legian, Kabupaten Badung.
âSore hari ini kami ada acara Komunitas Bali Friendship, kami mengajak teman-teman anggota maupun non-anggota, publik juga di pantai supaya semua bisa bergabung, ini lomba-lomba yang Indonesia banget seperti makan kerupuk, tarik tambang, lari karung dan lari kelereng,â kata pendiri Komunitas Bali Friendship Peter James di Kabupaten Badung, Bali, Senin.
Peter mengatakan lewat beragam lomba yang diikuti WNA bersama masyarakat setempat, mereka jadi bisa mengerti bahwa Indonesia menganut budaya kebersamaan dan gotong royong.
Peter menjelaskan acara gathering khas 17 Agustus ini berhasil menyedot perhatian hingga hampir 100 peserta, melampaui kapasitas kumpul rutin komunitas yang biasanya hanya diikuti 40 sampai 50 orang.
Untuk semakin menyemarakkan kegiatan, panitia memberikan hadiah unik berupa kerupuk kepada para pemenang agar para WNA semakin mengenal dan menikmati makanan khas Indonesia tersebut.
Setelah sesi lomba selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembentukan kelompok-kelompok kecil untuk sesi "deep talk" atau berbagi kisah kehidupan antaranggota komunitas, yang menjadi inti dari penguatan persahabatan di Bali.
Kehadiran perlombaan ini memberikan kesan mendalam bagi turis dan ekspatriat yang bermukim di Pulau Dewata.
Salah seorang peserta asal Inggris, Francesca, mengaku antusias dapat mengikuti perayaan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI secara langsung di tepi pantai usai mengikuti upacara bendera di tempatnya bekerja sebagai guru bahasa Inggris.
"Ini cara yang luar biasa untuk mempelajari lebih lanjut tentang sejarah dan budaya Indonesia, sangat menyenangkan bisa merayakannya di sini bersama teman-teman baru,â ucapnya.
Dari berbagai lomba, Francesca mengaku paling menyukai lomba makan kerupuk sebab selama 2,5 tahun di Bali, krupuk menjadi salah satu makanan pendamping yang ia sukai.
âSaya juga menikmati balap karung, untuk tarik tambang saya suka menontonnya saja karena itu sangat ganas, dan lomba memasukkan paku ke dalam botol itu juga sangat sulit,â ujarnya dilanjut bercerita bahwa di negaranya tidak ada kegiatan lomba ketika hari kemerdekaan.
Senada dengan Francesca, WNA asal Belanda, Jessica menuturkan bahwa momentum ini merupakan kali pertamanya merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia secara langsung meskipun dirinya sudah sering berlibur ke Indonesia sejak 2015 dan kini menetap selama delapan bulan.
"Menurut saya ini sangat seru, kami memainkan banyak permainan tradisional seperti tarik tambang, makan kerupuk dan lari karung, favorit saya tarik tambang karena dimainkan secara tim, di mana kita saling mendukung dan mencoba menang bersama,â kata dia.
Bagi dia ada satu pelajaran yang dipetik dari kemeriahan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, yaitu masyarakat di Bali yang merangkul siapa saja, baik warga lokal maupun ekspatriat untuk saling mengenal dan bekerja sama.
Berita Terkait:
-
IHSG Hari Ini Menguat Tipis, Pasar Masih Menunggu Arah Sentimen Global
-
Bupati Tangerang Minta Warga Tidak Bakar Sampah
-
Buku Puisi Esai Denny JA Diterjemahkan Dalam Tiga Puluh Lima Bahasa
-
JPO Tendean Ditabrak Truk, Nilai Kerugian Capai Miliaran Rupiah, Pemprov DKI Tuntut Ganti Rugi!
-
Jakarta IP Market 2026 Digelar Akhir Juli, Targetkan IP Lokal Tembus Pasar Global
-
Prancis Akan Menjual Gelombang Pertama 16 Jet Tempur Rafale kepada Ukraina
-
Perjuangan Warga Perang Tiket demi Bisa Mengikuti Upacara Peringatan HUT RI di Istana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.