Mandirikan Daerah lewat Optimalisasi Kekayaan Lokal

Selasa, 18 Agu 2026, 01:05 WIB

TANGERANG – Kekayaan yang dimiliki daerah perlu dikulik untuk dikembangkan guna memperkuat kemandirian. “Inilah yang tengah ditempuh Tangsel,”m tutur Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie. Dia menekankan pentingnya optimalisasi potensi daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan dan kemandirian Tangsel.

Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kemampuan daerah dalam memaksimalkan sumber daya setempat. “Pemerintah kota terus mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujar Benyamin usai mengikuti upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Batalyon Kavaleri 9/Satya Dharma Kala (Yonkav 9/SDK), Senin.

Ket. Foto: Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat jadi pembina upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Tangerang Selatan — Sumber: ANTARA/HO-Pemkot Tangsel

Benyamin mengatakan, semangat kemerdekaan harus diterjemahkan dalam pembangunan yang mampu mendorong masyarakat dan pemerintah daerah untuk semakin berdaulat di berbagai bidang.

Menurutnya, kedaulatan tidak hanya berkaitan dengan aspek pemerintahan, tetapi juga harus diwujudkan dalam bidang ekonomi, budaya, pendidikan, hingga kesehatan.

“Kita harus berdaulat dalam bidang ekonomi, budaya, pendidikan, dan kesehatan. Artinya, pemerintah kota bersama masyarakat harus menunjukkan kemampuannya dalam membangun bidang-bidang tersebut,” jelasnya. Benyamin menekankan, kedaulatan tersebut dapat dimulai dari kemampuan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi Tangerang Selatan.

Benyamin menjelaskan, optimalisasi potensi daerah menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pemerintah bersama masyarakat perlu terus mengembangkan dan memanfaatkan berbagai sumber daya.

Selain kedaulatan, Benyamin juga menyoroti pentingnya prinsip keadilan dalam pembangunan. Menurutnya, keadilan tidak dapat dimaknai sebatas memberikan sesuatu dalam jumlah yang sama kepada setiap orang, tetapi harus diberikan sesuai dengan proporsi dan kebutuhan masing-masing.

  • kekayaan daerah

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.