Kondisi Perekonomian Jakarta Aman Terkendali

Selasa, 18 Agu 2026, 01:10 WIB

JAKARTA – Meski dunia terus gonjang-ganjing yang membuat perekonomian tidak stabil, situasi ketahanan ekonomi Jakarta terus menunjukkan kinerja positif. Misalnya, pertumbuhan ekonomi pada triwulan II mencapai 5,52 persen. “Jakarta juga memberi kontribusi 16,32 persen terhadap produk domestik bruto nasional,” tutur Gubernur Jakarta, Pramono Anung, Senin (17/8).

Kondisi ekonomi tersebut disampaikan dalam Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.Tak hanya itu, lanjut dia, inflasi juga tetap terkendali pada angka 2,5 persen. Kinerja tersebut menjadi modal untuk mewujudkan target Jakarta masuk 50 besar kota global terbaik pada tahun 2030.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dalam Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Balai Kota Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (17/8). — Sumber: ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta

Pramono menegaskan, pertumbuhan ekonomi tersebut harus diikuti pemerataan manfaat pembangunan. “Pembangunan Jakarta diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas kesempatan kerja, mengurangi ketimpangan, dan memastikan tidak ada warga yang tertinggal,” ujarnya.

Di bidang pembangunan manusia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta terus memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan. Hal itu ditempuh melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), pemutihan ijazah, program padat karya, serta dukungan terhadap program Sekolah Rakyat.

“Kemajuan Jakarta harus dimulai dari manusianya. Kesempatan memperoleh pendidikan dan peningkatan kualitas hidup harus terbuka seluas-luasnya demi memutus rantai ketidakberuntungan,” ujar Pramono. Selain itu, Pemprov Jakarta juga terus memperkuat layanan publik, kesehatan, dan konektivitas melalui pembangunan transportasi modern serta infrastruktur kota.

Sejumlah proyek yang didorong antara lain LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai, MRT Fase 2 Bundaran HI–Kota Tua, dan Pedestrian Deck Dukuh Atas. Kemudian, pembangunan rumah sakit di eks lahan RS Sumber Waras, serta integrasi transportasi menuju Kepulauan Seribu. Bersamaan dengan itu, lanjtunya, penataan ruang kota terus dimaksimalkan. Ini termasuk pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said dan penguatan integrasi transportasi publik di kawasan JIS–Ancol.

Di sektor lingkungan, Pemprov terus mendorong gerakan pilah sampah dari sumbernya. Lalu,mengoptimalkan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R), serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemarau. Jakarta juga terus memperkuat tata kelola pemerintahan. Ini antara lain melalui inovasi pembiayaan, termasuk obligasi daerah, serta mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama sembilan tahun berturut-turut.

“Bagi Pemprov, merdeka berarti memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat merasa dilindungi, aman, nyaman, dan memiliki rasa kepemilikan terhadap kotanya melalui semangat Jaga Jakarta,” kata Pramono.

Kemerdekaan

Sementara itu,Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, berbicara mengenai kemerdekaan. Menurutnya, ekonomi Jakarta memang harus kuat seabgai modal penting bagi keberlanjutan pembangunan. Sedangkan terkait peringatan HUT ke-81 RI, disebutkan bahwa kemerdekaan bukan hanya warisan untuk dikenang dan dirayakan. Dia menjadi pesan yang harus terus dijaga dan diisi dengan kerja nyata bangsa.

“Semangat kemerdekaan mesti menghadirkan pembangunan yang adil, diiringi dengan kemampuan Jakarta mengatasi berbagai dinamika perkotaan secara terintegrasi. Tantangan kemacetan, banjir, kebutuhan hunian, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi bagian dari pekerjaan besar yang harus diselesaikan Jakarta.

Kemerdekaan era sekarang bukan lagi tentang pertempuran fisik dengan mengangkat senjata, melainkan tentang menurunkan ego untuk saling mendengar dan bekerja bersama. Merdeka, bukanlah sekadar sorak perayaan, tapi tugas yang menuntut langkah nyata, bukan pula sekadar wacana. “Mari ambil peran, meski kecil, untuk bersama-sama membangun Jakarta demi masa depan Indonesia yang berdaulat, adil dan Makmur,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Syafrin juga memberikan Piagam Penghargaan kepada Kelurahan Pasar Minggu sebagai Juara I Penjaringan Kelurahan Berprestasi Tingkat Kota Jakarta Selatan. Lalu, Kelurahan Pondok Labu sebagai Juara II dan Kelurahan Petukangan Selatan Juara III.

  • Pertumbuhan Ekonomi Jakarta

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.