Kapolri Minta Imigrasi Waspadai 'Spionase' Masuk sebagai Wisatawan
Selasa, 05 Agu 2025, 02:25 WIBJAKARTA - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan diajak untuk ikut mewaspadai oknum spionase (mata-mata asing/red) masuk wilayah Indonesia sebagai pengungsi ataupun wisatawan. Hal ini disampaikan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
âSpionase itu mesti diwaspadai terlebih ditengah situasi global belakangan ini. Namun, di satu sisi mereka juga adalah spionase-spionase,â kata Listyo Sigit Prabowo saat memberikan sambutan di Rapat Koordinasi Dukungan Manajemen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Semester I Tahun 2025 di Jakarta, Senin (4/8).
Lebih lanjut, Listyo mengatakan, oknum spionase mungkin saja diatur oleh suatu negara untuk mendalami hal-hal tertentu di Indonesia. Bahkan, kata Listyo, spionase melakukan tindakan yang berdampak negatif kepada stabilitas keamanan Indonesia.
âKarena kita tahu bahwa setiap negara memiliki kepentingan untuk menjaga, mengamankan wilayahnya. Tentunya bagaimana untuk membuat negara lain menjadi lebih lemah, itu tentunya menjadi satu prinsip dalam hal bagaimana suatu negara harus bertahan,â ucap Listyo.
Diketahui, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menandatangani MoU dengan Polri. MoU ini tentang Sinergisitas Tugas dan Fungsi di Bidang Kepolisian, Keimigrasian, dan Pemasyarakatan.
Selain itu, MoU ini tentang Pendidikan dan Pelatihan Intelijen Dasar/Investigasi bagi Pejabat/Pegawai Imigrasi. Sementara itu, Ditjen Pemasyarakatan meneken PKS dengan Polri tentang Sinergisitas Dukungan Pelaksanaan Tugas dan Fungsi di Bidang Data dan/atau Informasi Tahanan, Anak, dan Warga Binaan. ils/I-1
Berita Terkait:
-
Parade Ogoh-Ogoh Sanur Metangi 2026 Sambut Nyepi dan Promosikan Seni Budaya Bali
-
Paripurna Pembukaan Massa III Tahun 2025–2026
-
Russia Tuding Polandia Terlibat dalam Penembakan Wakil Direktur GRU
-
Kolang-kaling Jadi Buruan Warga di Pasar Induk Kramat Jati saat Ramadan
-
Trump Pertimbangkan Serangan Terbatas untuk Paksa Iran Capai Kesepakatan
-
Kongres AS Desak Batasi Akses Tiongkok ke Peralatan Pembuatan Chip
-
Pembukaan retret Kokam Nasional 2026 di Bogor
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.