Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Eduardo Almeida: Jika Ingin Maju, Sepak Bola Indonesia Harus Berbenah

📅 Rabu, 16 Apr 2025, 21:20 WIB | Oleh:
Eduardo Almeida: Jika Ingin Maju, Sepak Bola Indonesia Harus Berbenah Doc: ANTARA/Muhammad Zulfikar
Ket. Pelatih Semen Padang FC Eduardo Almeida (kedua kanan) memberikan keterangan pers sebelum laga melawan PSIS Semarang di Padang, Rabu (16/4).

PADANG - Pelatih Semen Padang FC Eduardo Almeida mengatakan kompetisi sepak bola Indonesia mesti berbenah dari banyak hal terutama perangkat pertandingan seperti wasit demi kemajuan olahraga tersebut.

"Semua yang terlibat dalam dunia sepak bola harus berubah dan berbenah," kata pelatih Semen Padang FC Eduardo Almeida di Padang, Rabu.

Hal tersebut ia sampaikan menjelang laga antara Semen Padang FC dengan  PSIS Semarang di GOR Haji Agus Salim, Kota Padang, Sumatera Barat pada Kamis (17/4).

Menurut pelatih yang mengantongi lisensi UEFA Pro tersebut, baik regulasi, kualitas pemain, pelatih termasuk jurnalis juga perlu berbenah demi kebaikan sepak bola Indonesia.

Secara spesifik, Eduardo menilai Semen Padang FC kerap dirugikan oleh sejumlah keputusan wasit. Sebagai contoh kartu merah yang diterima Wakaso kala Semen Padang FC bertandang ke markas Persis Solo yang berakhir imbang 1-1.

Dalam laga itu, pemain berkebangsaan Ghana tersebut diganjar kartu merah oleh pengadil lapangan. Menurut Eduardo, hukuman itu tidak patut karena tindakan Wakaso dinilai bukan pelanggaran.

Sementara, emosi yang diluapkan Wakaso pada pertandingan tersebut merupakan rasa frustasi dan kekecewaan terhadap sejumlah keputusan wasit yang dinilai merugikan tim berjuluk Kabau Sirah tersebut.

Atas beberapa hal yang dinilai merugikan tim Semen Padang, manajemen melakukan riset internal dan mengklaim menemukan fakta ketidakberimbangan antara jumlah kartu yang diterima pemain dengan jumlah pelanggaran yang dilakukan selama kompetisi berlangsung.

Terkait laga menghadapi PSIS Semarang, ia mengaku telah menyiapkan yang terbaik demi mengamankan tiga poin di hadapan publik sendiri. Selain pematangan strategi, Eduardo juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi permainan dan emosional.

"Kita sudah mengarahkan pemain agar fokus saja pada permainan bukan pada pelanggaran atau sikap wasit," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.