- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump: AS Tak Akan Kenakan...
Trump: AS Tak Akan Kenakan Tarif 125% Terhadap Ponsel Pintar, Komputer, dan Perangkat Elektronik Lain dari Tiongkok
Minggu, 13 Apr 2025, 15:50 WIBWASHINGTON DC - Pemerintah AS telah memberikan pengecualian tarif untuk telepon pintar, komputer, dan barang elektronik lainnya yang sebagian besar diimpor dari Tiongkok, sehingga mereka terhindar dari bea masuk timbal balik sebesar 125 persen yang dikenakan Presiden Donald Trump.
Dalam pemberitahuan kepada pengimpor, dinas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP) AS telah menerbitkan daftar kode tarif yang akan dikecualikan dari bea masuk. Pengecualian tersebut berlaku surut hingga pukul 12.01 pada 5 April.
CBP AS mencantumkan 20 kategori produk, termasuk kode 8471 yang sangat luas untuk semua komputer, laptop, disk drive, dan pemrosesan data otomatis. Kode tersebut juga mencakup perangkat semikonduktor, peralatan, chip memori, dan layar panel datar.
Pemberitahuan itu tidak memberikan penjelasan mengenai langkah pemerintahan Trump, tetapi pengecualian larut malam tersebut memberikan kelegaan bagi perusahaan teknologi besar AS, termasuk Apple, Dell Technologies, dan banyak importir lainnya.
Tindakan Trump juga mengecualikan barang elektronik tertentu dari tarif "dasar" sebesar 10 persen pada barang-barang dari sebagian besar negara selain Tiongkok, meringankan biaya impor untuk semikonduktor dari Taiwan dan iPhone Apple yang diproduksi di India.
Untuk impor dari Tiongkok, pengecualian hanya berlaku untuk tarif timbal balik Trump, yang naik menjadi 125 persen pekan ini, menurut seorang pejabat Gedung Putih. Bea masuk Trump sebelumnya sebesar 20 persen untuk semua impor Tiongkok yang katanya terkait dengan krisis fentanil AS tetap berlaku.
Namun pejabat itu mengatakan Trump akan segera meluncurkan penyelidikan perdagangan keamanan nasional baru terhadap semikonduktor yang dapat menyebabkan tarif baru lainnya pada sektor tersebut.
Secara terpisah, juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Trump telah menjelaskan bahwa AS tidak dapat bergantung pada Tiongkok untuk memproduksi teknologi penting seperti semikonduktor, chip, telepon pintar, dan laptop.
Namun, dia mengatakan bahwa atas arahan Trump, perusahaan teknologi besar, termasuk Apple dan produsen chip Nvidia serta Taiwan Semiconductor, akan "berusaha keras untuk memindahkan produksi mereka ke Amerika Serikat sesegera mungkin." CNA/I-1
- Tiongkok
- Kebijakan Tarif AS
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Berantas Judol, Gubernur Pramono Instruksikan Satpol PP Sisiri QR Code di Ruang Publik
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
-
Lagi, Anggota Politbiro Tiongkok Diselidiki Lembaga Pengawas Antikorupsi
-
Semarakkan Mudik Lebaran 1447 H, KAI Wisata Hadirkan Hiburan Budaya hingga Pembagian Takjil
-
Harga Minyak Anjlok Tajam setelah Trump Sebut Perang Melawan Iran akan Segera Berakhir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.