Belgia Dikepung Gelombang Panas, Sektor Pertanian Terancam Gagal Panen

Senin, 03 Agu 2026, 22:00 WIB

BRUSSELS - Institut Meteorologi Kerajaan Belgia mengeluarkan peringatan panas oranye untuk sebagian besar wilayah negara itu, Senin (3/8), karena suhu diperkirakan akan mencapai 36 derajat Celsius, menjadikannya hari terpanas dalam seminggu.

Peringatan tersebut mencakup semua wilayah kecuali provinsi West Flanders dan East Flanders, di mana kondisi yang lebih dingin diperkirakan terjadi karena pengaruh Laut Utara.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Daerah pedalaman diperkirakan akan mengalami suhu tertinggi hingga 36 derajat Celsius, sementara suhu di daerah pesisir akan tetap sekitar 24 derajat Celsius hingga 25 derajat Celsius.

Badai petir terisolasi dapat berkembang di sore hari, terutama di bagian timur dan selatan negara itu.

Gelombang panas yang berkepanjangan dan kekeringan yang terus berlanjut juga semakin berdampak pada sektor pertanian Belgia, dengan para petani buah dan sayur melaporkan penurunan hasil panen, ukuran produk yang lebih kecil, dan peningkatan biaya produksi.

Dirk Declercq, seorang petani endive dan ketua dewan REO Auction di Roeselare, mengatakan para petani terpaksa bekerja sepanjang malam atau sebelum fajar untuk mengairi tanaman dan melakukan pekerjaan lapangan sebelum suhu menjadi terlalu tinggi.

Para petani yang sebelumnya mengairi ladang sekali atau dua kali seminggu sekarang mengairi tanaman setiap hari, sehingga menambah tekanan pada pasokan air yang terbatas.

Penurunan hasil panen diperkirakan akan mengakibatkan harga yang lebih tinggi dan lebih sedikit produk yang sampai ke rak supermarket dalam beberapa minggu mendatang.

"Alam yang berkuasa," kata Declercq, menambahkan bahwa beberapa hasil panen endive telah berkurang hingga 75 persen. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.