Perjalanan Wisnus Terus Naik, Pariwisata Domestik Makin Bergairah

Senin, 03 Agu 2026, 22:25 WIB

JAKARTA – Perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) menjadi penopang utama pertumbuhan sektor pariwisata karena memberikan kontribusi yang lebih stabil terhadap pergerakan ekonomi daerah dibandingkan wisatawan mancanegara.

Peningkatan jumlah perjalanan wisnus tidak hanya mendorong okupansi akomodasi dan konsumsi di sektor jasa, tetapi juga menggerakkan UMKM, transportasi, serta ekonomi kreatif.

Ket. Foto: Ilustrasi-Wisatawan memadati destinasi wisata Tuantapa di Aceh Selatan. — Sumber: ANTARA/ HO-Dispar Aceh Selatan

Agar tren ini berkelanjutan, diperlukan penguatan kualitas destinasi, konektivitas, dan penyelenggaraan berbagai atraksi yang mampu mendorong wisatawan melakukan perjalanan lebih sering dan tinggal lebih lama.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) sepanjang Januari hingga Juni 2026 mencapai 630,41 juta perjalanan, tertinggi untuk triwulan II sejak 2019 atau sebelum pandemi Covid-19.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan capaian tersebut meningkat 2,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menandakan aktivitas pariwisata domestik terus menunjukkan tren positif.

“Capaian kunjungan wisnus Januari sampai dengan Juni tahun 2026 ini merupakan capaian tertinggi sejak tahun 2019 yang lalu,” katanya dalam keterangan pers yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin (3/8).

Ateng mengatakan pada Juni tahun 2026, BPS mencatat jumlah perjalanan yang dilakukan oleh wisatawan nusantara sebanyak 107,19 juta perjalanan domestik atau naik 0,97 persen dibandingkan Mei 2026 dan meningkat 1,98 persen jika dibandingkan dengan tahun yang lalu atau Juni tahun 2025.

Di sisi lain, perjalanan warga Indonesia ke luar negeri menunjukkan tren yang berbeda. BPS mencatat jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) atau perjalanan orang Indonesia ke luar negeri pada Juni 2026 mencapai 766,78 ribu perjalanan, melonjak 39,32 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan naik 5,39 persen secara tahunan.

Menurut Ateng, lonjakan bulanan tersebut terutama dipengaruhi oleh kepulangan jemaah haji yang berlangsung pada Juni 2026.

“Secara umum meningkatnya wisatawan nasional secara bulanan, salah satunya disebabkan oleh kepulangan jemaah haji pada bulan Juni tahun 2026,” katanya.

Meski demikian, secara kumulatif selama Januari hingga Juni 2026, jumlah perjalanan warga Indonesia ke luar negeri tercatat 4,46 juta perjalanan, turun 2,40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Data tersebut menunjukkan bahwa sepanjang semester pertama 2026, aktivitas perjalanan wisata masyarakat masih lebih banyak didorong oleh pariwisata domestik yang menjadi sinyal kuat bahwa permintaan terhadap destinasi wisata di dalam negeri tetap terjaga dan menjadi penopang utama pemulihan sektor pariwisata nasional.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Sengketa Tanah Golat Memanas, Keturunan Raja Pagi Tempuh Jalur Hukum

Anggota DPR Bantah Atur Penundaan Rekening Rp80,9 Juta Koordinator AMPB: Saya Difitnah dan Hoaks

Perkuat Fasilitas Pengelolaan Persampahan, DLH Makassar Tambah Armada dan Siapkan Puluhan Mesin Pengolah

KKI 2026 Catat Transaksi Rp177,21 Miliar, UMKM DKI Kuatkan Ekspor & Pembiayaan

Aksi Unjuk Rasa 27 Agustus di DPR, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional

Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Rabu Ini

Kebakaran Hutan di Kalimantan: Bencana atau Terencana.

Pembukaan Muktamar ke-35 NU di Jombang Dimajukan ke Sore Hari

Tuntaskan Verifikasi, PBNU Tetapkan 557 Pemilik Hak Suara Muktamar Ke-35 NU

Unib Sulap Pisang Enggano Jadi Camilan Modern, Nilai Jual UMKM Royal Banana Caramel Makin Tinggi

BBNKB dan PBBKB Tak Jadi Naik, DPRD dan Pemprov Sulsel Sepakat Membatalkannya.

Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Perum Bulog Jamin Ketersediaan dan Kelancaran Distribusi Pangan di NTT

Asap Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Dokter Ungkap Cara Lindungi Diri agar Tak Mudah Sakit

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Nyatakan Mulai Bangun PLTS Gajah Mungkur

Harga Ikan Naik, Telur Ayam Jadi Alternatif Lauk Favorit Warga Gorontalo.

Terus Mengguncang, BMKG Catat 7.492 Gempa Susulan di NTT hingga Hari Ini

Mau Jadi Petugas Haji 2027? Pendaftaran Dibuka, Ini Syarat, Formasi dan Honor yang Perlu Diketahui

3.823 Hektare Padi di Tanah Bumbu, 800 Hektare Terdampak Kemarau Panjang.

Dinsos Tangsel Ungkap 5.127 Pemerima Bansos Terindikasi Judol

Cuaca Panas, Pemprov Babel Pangkas Rute Pawai PBB HUT Ke-81 RI Jadi 4 Km.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.