Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Geothermal Go Global, Pertamina Geothermal Energy Gandeng Raksasa Energi Asal Turki Pacu Energi Hijau

📅 Minggu, 13 Apr 2025, 14:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Geothermal Go Global, Pertamina Geothermal Energy Gandeng Raksasa Energi Asal Turki Pacu Energi Hijau Doc: ANTARA/HO-Pertamina Geothermal Energy
Ket. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk  dan perusahaan energi asal Turki, Zorlu Enerji Elektrik Üretim A.? meneken Joint Study Agreement di Ankara, Turki, pada Kamis (10/4/2025).

JAKARTA – Indonesia punya potensiluarbiasa dalam energi panas bumi. Jika dimanfaatkan maksimal, PLTP bisa menjadi tulangpunggungenergiterbarukannasional, menciptakan ketahanan energi, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi hijau.

Indonesia berada di Cincin Api Pasifik (Ring of Fire), tempat lempeng bumi bertemu dan banyak aktivitas vulkanik terjadi sehingga menghasilkan total potensi panas bumi mencapai sekita 28,5 GW (Gigawatt). Potensi ini tersebar di lebih dari 300 titik lokasi, dari Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, hingga Maluku dan Papua.

Sayangnya, potensi tersebut belum tergarap secara optimal. Hingga saat ini, baru sekitar 10–12 persen dari total potensi itu yang baru dimanfaatkan. Karenanya, dibutuhkan kerjasama untuk mengoptimalkan potensi tersebut.

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menandatangani Joint Study Agreement (JSA) dengan perusahaan energi asal Turki, Zorlu Enerji Elektrik Üretim A.? n untuk kerja sama dalam pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Wilayah Izin Panas Bumi milik Zorlu Enerji di Turki.

Direktur Utama PGE Julfi Hadi mengatakan, melalui JSA dengan Zorlu Enerji ini, PGE akan melihat potensi kerja sama pengembangan panas bumi yang dapat memperkuat arah strategis Indonesia dan Turki dalam mempercepat terwujudnya transisi energi bersih secara global.

“Kerja sama ini diharapkan akan membuka peluang untuk mempercepat transfer teknologi, membangun rantai pasok industri panas bumi yang kokoh di dalam negeri, serta dapat menjadi daya tarik investasi pengembangan energi baru dan terbarukan, khususnya bagi Indonesia,” kata Julfi dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (13/4).

Kesepakatan kerja sama yang dilakukan PGE dan Zorlu Enerji ini merupakan tindak lanjut dari nota kerja sama (Memorandum of Cooperation) yang sebelumnya ditandatangani oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam Republik Turki saat kunjungan kenegaraan Presiden Erdogan pada 12 Februari 2025 lalu.

Julfi menuturkan, bagi Indonesia, panas bumi tidak hanya sekadar sumber daya energi terbarukan, melainkan sudah menjadi aset strategis nasional.

Dengan cadangan mencapai 24 gigawatt (GW) atau sekitar 40 persen dari total potensi panas bumi dunia, Indonesia berpotensi menjadi pemain besar yang aktif mendorong terwujudnya transisi energi bersih secara masif dan global.

Respons Positif

Zorlu Enerji, yang merupakan pemain terbesar di industri panas bumi Turki, menyambut baik kerja sama ini sebagai bagian dari menjalankan komitmen dua negara yang memimpin industri panas bumi di kancah global.

Dalam peta jalan transisi energi, panas bumi menjadi sumber energi bersih yang selalu tersedia, tidak tergantung angin atau matahari.

Itu sebabnya pemerintah Indonesia menjadikan panas bumi sebagai bagian penting dalam strategi nasional untuk mencapai emisi nol karbon (net zero emission/NZE) sebelum 2060.

Dengan pengalaman lebih dari 40 tahun, PGE menargetkan peningkatan kapasitas terpasang dari 672 MW menjadi 1 GW dalam dua tahun ke depan, dan 1,7 GW pada tahun 2034.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Megapolitan
Pertumbuhan Mesti Ditopang ...
Megapolitan
Jakarta Dapat Asistensi Keu...
Luar Negeri
Pakistan Penjarakan Saudara...
Megapolitan
Gejolak Harga Terpantau dal...
Megapolitan
Kasus GKPI Selesai. Mari Ja...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.