Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Negara-negara Anggota ASEAN Tak Akan Balas Kebijakan Tarif AS

📅 Jumat, 11 Apr 2025, 02:44 WIB | Oleh:
Negara-negara Anggota ASEAN Tak Akan Balas Kebijakan Tarif AS Doc: ANTARA/HO-Kemendag
Ket. Pertemuan Khusus Para Menteri Ekonomi ASEAN (Special ASEAN Economic Minister Meeting) secara daring pada Kamis (10/4).

TOKYO - Negara-negara Anggota ASEAN pada Kamis mengatakan tidak akan membalas kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump seraya menyatakan bahwa mereka berniat untuk mengelar dialog guna mengatasi kekhawatiran terhadap imbas bea tersebut bagi perekonomian di kawasan.

Menteri perdagangan dari 10 negara anggota ASEAN, melalui pernyataan bersama mengatakan bahwa pengenalan tarif sepihak itu "telah menyebabkan ketidakpastian dan akan memberikan tantangan yang signifikan bagi usaha, terutama usaha mikro, kecil dan menengah serta dinamika perdagangan global".

"Pemberlakuan tarif yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh Amerika Serikat akan mengganggu arus investasi dan perdagangan regional dan global dan juga rantai pasokan," katanya.

Pernyataan bersama itu dirilis setelah para menteri mengelar pertemuan virtual khusus untuk membahas kebijakan tarif AS yang diumumkan pada 2 April, namun ditunda hingga 90 hari ke depan oleh Trump pada Rabu, kurang dari 24 jam setelah diberlakukan.

"Kami menyatakan niat kami untuk terlibat dalam dialog yang jujur dan konstruktif dengan Amerika Serikat guna mengatasi kekhawatiran perdagangan," kata para menteri ASEAN tersebut, menekankan komunikasi dan kolaborasi untuk memastikan hubungan yang seimbang.

Negara -negara ASEAN dihantam kebijakan tarif AS antara 10-49 persen. Singapura berada di garis dasar 10 persen, sedangkan Kamboja dan Vietnam masing -masing dikenai tarif 49 dan 46 persen.

Menurut pernyataan, AS merupakan sumber investasi asing langsung terbesar bagi ASEAN sekaligus mitra dagang terbesar kedua sepanjang 2024.

Para menteri perdagangan ASEAN menambahkan bahwa negara mereka harus lebih memperkuat kerja sama dan meningkatkan perdagangan serta investasi intra-ASEAN serta memperluas kerja sama ekonomi mereka dengan ekonomi mitra kelompok regional.

Tahun ini Malaysia menduduki kursi keketuaan ASEAN yang meliputi Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand serta Vietnam.

Timor Timur juga berpartisipasi dalam pertemuan tersebut sebagai pengamat lantaran masih menunggu konfirmasi keanggotaan penuh ASEAN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kementan akan Kurangi Jumla...
Luar Negeri
New Zealand Dilanda Tren Ke...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
HUT Jakarta ke-499: Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum 27-28 Juni 2026

HUT Jakarta ke-499: Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum 27-28 Juni 2026

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.