Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Asisten pelatih Pacific apresiasi pemainnya meski kalah dari Borneo

📅 Jumat, 11 Apr 2025, 23:37 WIB | Oleh:
Asisten pelatih Pacific apresiasi pemainnya meski kalah dari Borneo Doc: ANTARA/Moch Asim
Ket. Pebasket Pacific Caesar Surabaya Adonney Joshua Bramah (tengah) dihadang pebasket Borneo Hornsbill saat pertandingan lanjutan IBL Gopay 2025 di Gor Pacific Caesar Surabaya, Jumat (11/4/2025) malam.

Surabaya - Asisten pelatih Pacific Caesar Surabaya Dhimaz Aniz Setiaputra mengapresiasi pemainnya karena sudah berjuang keras meski harus menelan kekalahan tipis 96-97 dari Borneo Hornbills pada laga lanjutan Indonesian Basketball League (IBL) Gopay 2025.

"Anak-anak bermain baik, mereka berhasil keluar dari ketinggalan, terus mengejar dan berjuang sampai akhir, meski akhirnya kalah," kata Dhimas saat konferensi pers setelah pertandingan di Gor Pacific Caesar Surabaya, Jumat (11/4) malam.

Menurutnya, pada pertandingan ke-14 Pacific Caesar, performa tim sudah cukup maksimal meskipun hasil akhir belum berpihak.

Bahkan, lanjutnya, secara strategi, semua pemain sudah menerapkan berbagai variasi serangan untuk membongkar pertahanan lawan.

Selain itu, dalam laga tersebut tidak hanya mengandalkan tembakan tiga angka, anak asuhnya juga berusaha menyerang dari area dalam.

“Kami tidak selalu mengandalkan tripoin, paint area juga jadi opsi untuk mencetak poin,” ucapnya.

Dhimaz menambahkan, bahwa pengambilan keputusan di momen-momen penting akan menjadi bahan evaluasi ke depan dan sektor pertahanan juga akan mendapat perhatian khusus untuk tetap menatap target lolos babak play off IBL 2025.

Menurut dia, para pemain harus memiliki modal dan mempersiapkan dengan baik teknik bertahan personal, seperti one on one, kemudian secara tidak langsung akan terbangun dalam tim.

"Memang untuk defense itu harus solid dan itu memang pekerjaan rumah terbesar juga buat Pacific," ujarnya.

Sementara itu, kapten tim Pacific Caesar Surabaya Daffa Dhoifullah juga mengungkapkan rasa bangga terhadap rekan-rekannya di lapangan, meskipun masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, khususnya dalam menyesuaikan pola permainan menghadapi lawan.

“Mungkin kurangnya tadi di adjustment, kami kurang cepat membaca ofensif Borneo tadi,” kata Daffa.

Pada klasemen sementara IBL 2025, Pacific Caesar Surabaya berada di peringkat ke-10 dengan 18 poin dari hasil tiga kemenangan dan 12 kekalahan dalam 15 pertandingan.

Sementara itu, Borneo Hornsbill menempati peringkat kedelapan dengan mengoleksi 21 poin hasil dari tujuh kemenangan dan tujuh kekalahan dalam 14 pertandingan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Telah Menanam 99.785...
Luar Negeri
Perang Iran Hantam Benua Bi...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.