Zelenskyy: Ukraina Tangkap Dua WN Tiongkok yang Bertempur untuk Russia
📅 Rabu, 09 Apr 2025, 05:45 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: AFP
KYIV - Presiden Volodymyr Zelenskyy pada Selasa (8/4) mengatakan bahwa pasukan Ukraina telah menangkap dua warga negara Tiongkok yang bertempur bersama pasukan Russia, seraya menambahkan bahwa Kyiv akan menuntut penjelasan dari Beijing dan reaksi dari sekutu.
Moskwa dan Beijing diketahui telah memperdalam kerja sama politik, militer, dan ekonomi sejak Russia menginvasi Ukraina pada Februari 2022.
"Militer kami menangkap dua warga negara Tiongkok yang bertempur di tentara Russia. Peristiwa ini terjadi di wilayah Ukraina, di wilayah Donetsk," kata Zelenskyy dalam sebuah unggahan di media sosial.
"Kami memiliki dokumen para tahanan ini, kartu bank, dan data pribadi," kata Zelenskyy dalam sebuah unggahan di media sosial yang menyertakan video salah satu tahanan yang diduga berasal dari Tiongkok.
Tiongkok selama ini menampilkan dirinya sebagai pihak yang netral dalam konflik tersebut dan mengatakan tidak mengirimkan bantuan mematikan ke pihak mana pun, tidak seperti Amerika Serikat dan negara Barat lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, Tiongkok merupakan sekutu dekat politik dan ekonomi Russia, dan anggota NATO telah mencap Beijing sebagai "pendukung yang menentukan" invasi Moskwa, yang tidak pernah mengutuknya.
Presiden AS Donald Trump telah mendorong agar perang yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun segera diakhiri sejak menjabat, tetapi pemerintahannya gagal mencapai terobosan meskipun telah dilakukan beberapa putaran negosiasi.
Kyiv telah berulang kali mendesak Beijing agar menekan Moskwa agar mengakhiri invasinya yang telah menelan korban puluhan ribu jiwa, namun sejauh ini masih gagal melihat Kremlin mencapai tujuan utamanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Zelensky mengatakan Kyiv memiliki bukti bahwa lebih banyak warga negara Tiongkok yang bertempur bersama pasukan Russia.
"Saya telah menginstruksikan menteri luar negeri Ukraina untuk segera menghubungi Beijing dan mencari tahu bagaimana Tiongkok akan menanggapi ini," kata Zelenskyy.
Pemimpin Ukraina mengatakan penangkapan kedua pria tersebut dan keterlibatan Moskwa dengan Tiongkok dalam invasi tersebut merupakan sinyal jelas bahwa Putin akan melakukan apa pun kecuali mengakhiri perang.
Zelenskyy pun menuntut reaksi dari Amerika Serikat, Eropa, dan semua orang di dunia yang menginginkan perdamaian dalam postingan daringnya.
Ukraina telah mendesak mitra-mitra Baratnya untuk menanggapi pengerahan ribuan tentara Korea Utara oleh Russia ke wilayah barat Kursk, tempat Kyiv berjuang untuk mempertahankan wilayah setelah melancarkan serangan di sana pada Agustus tahun lalu. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!