Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mau Nyaman Berkendara di Jalan Beton, Simak Tips Ini

📅 Rabu, 09 Apr 2025, 20:32 WIB | Oleh:
Mau Nyaman Berkendara di Jalan Beton, Simak Tips Ini Doc: (ANTARA/Aprillio Akbar/)
Ket. Lalu lintas kendaraan di Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Solo di wilayah Bawen, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Jumat (4/4).

JAKARTA - Perkerasan kaku dengan material utama beton sekarang sudah banyak diterapkan dalam konstruksi jalan tol untuk membuat jalan yang lebih kuat, stabil, serta tahan terhadap beban berat dan cuaca ekstrem.

Jenis perkerasan itu antara lain diterapkan di jalan tol besar seperti ruas tol Semarang-Solo, Jakarta-Cikampek Elevated, serta beberapa bagian jalan tol Trans Sumatera.

Dengan permukaan yang rata dan minim deformasi, jalan dengan perkerasan kaku dapat mendukung kelancaran lalu lintas kendaraan dan mendatangkan dampak baik pada kendaraan.

"Permukaan rigid pavement (perkerasan kaku) memberikan kestabilan lebih baik bagi kendaraan, mengurangi guncangan berlebih, dan meminimalkan keausan pada suspensi," kata Kepala Pemasaran Teknis Semen Merah Putih Syarif Hidayat sebagaimana dikutip dalam siaran pers perusahaan di Jakarta, Rabu (9/4).

Namun demikian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kondisi kendaraan tetap prima saat digunakan untuk melalui jalan beton, apalagi semasa arus balik mudik Lebaran.

Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan agar bisa berkendara secara aman dan nyaman saat melalui jalan beton.

  • Periksa tekanan dan kondisi ban. Permukaan beton yang rata memberi traksi maksimal jika tekanan ban ideal. Ban yang kempis atau aus akan lebih cepat rusak di jalur panjang yang stabil seperti ini.
  • Gunakan kecepatan stabil dan hindari manuver mendadak. Jalan beton mendukung laju konstan. Berkendara dengan kecepatan fluktuatif atau sering berpindah jalur bisa mempercepat keausan rem dan ban.
  • Pastikan sistem suspensi kendaraan dalam kondisi baik. Jalan beton cenderung lebih keras, sehingga suspensi yang sehat akan meredam getaran dan menjaga kenyamanan, terutama saat melintasi sambungan beton.
  • Istirahat secara berkala. Kondisi jalan yang mulus bisa membuat pengemudi terlena dan berkendara terus-menerus tanpa jeda. Padahal, pengemudi dan kendaraan sama-sama butuh istirahat agar tubuh pengemudi tidak kelelahan dan mesin kendaraan tidak kepanasan.

Kepala Pemasaran PT Cemindo Gemilang Tbk. Nyiayu Chairunnikma menyampaikan bahwa tip-tip tersebut bisa membuat perjalanan lebih mulus dan membantu menjaga performa kendaraan.

Ia mengemukakan bahwa perbaikan teknik dan material konstruksi jalan seperti penerapan perkerasan kaku dapat meningkatkan keamanan dan ketahanan jalan serta berpotensi mengurangi biaya perawatan kendaraan dan tingkat kecelakaan.

"Rigid pavement juga lebih ramah lingkungan karena masa pakainya beberapa kali lebih lama daripada aspal, sehingga mengurangi frekuensi perbaikan dan limbah konstruksi," kata Nyiayu. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.