Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo Targetkan 80 KopDes Merah Putih Miliki Truk dan Apotek

📅 Selasa, 08 Apr 2025, 03:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Prabowo Targetkan 80 KopDes Merah Putih Miliki Truk dan Apotek Doc: Antara
Ket. Presiden RI Prabowo Subianto berdialog dengan petani saat Panen Raya Nasional di Majalengka, Jawa Barat,

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan sebanyak 80 ribu koperasi yang disebut Koperasi Desa (KopDes) Merah Putih di tiap desa akan dilengkapi truk melalui fasilitas kredit usaha guna memasarkan hasil panen, hingga apotek untuk rakyat.

“Kita harapkan tiap koperasi desa akan punya truk dua masing-masing, sehingga nanti koperasi desa, petani desa tidak akan ada hasil panen yang tidak sampai ke pasar,” kata Prabowo saat memberikan sambutan pada Panen Raya Nasional yang dipusatkan di Desa Randegan Wetan, Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/4).

Dalam tayangan video yang diunggah akun YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta, Senin, Presiden menjelaskan bahwa melalui koperasi desa itu, pemerintah akan memfasilitasi bantuan kredit pinjaman untuk petani dan nelayan, termasuk kredit untuk kepemilikan truk yang berfungsi untuk memasarkan hasil panen.

Selain bantuan kredit usaha, koperasi tersebut juga akan memiliki ruangan pendingin atau cold storage guna menyimpan hasil panen agar tidak cepat rusak, maupun untuk nelayan menyimpan ikan agar tetap segar.

Kemudian, koperasi juga akan mendistribusikan pupuk bersubsidi dari pemerintah yang bisa diambil langsung oleh gabungan kelompok petani (gapoktan).“Dan nanti pupuk bisa diambil dalam waktu cepat langsung ke gapoktan-gapoktan, dan tidak boleh lagi ada terlalu perantara, tengkulak-tengkulak, saya setuju tadi ada perwakilan petani kalau bisa langsung aja ke gapoktan, ini kita usahakan ya,” kata Prabowo.

Prabowo menambahkan setiap koperasi juga akan memiliki apotek desa yang menjual obat generik dengan harga terjangkau untuk masyarakat. “Istilahnya itu obat generik, mungkin kotaknya tidak terlalu berwarna-warni, tapi obatnya sama, yang bisa dijangkau rakyat dalam harga yang mungkin bisa sepertiga bahkan bisa 10 persen dari harga yang ada di kota-kota,” kata Prabowo.

Dengan adanya koperasi itu, Presiden berharap produksi ikan dari nelayan bisa dijual ke masyarakat dengan harga terjangkau sekitar 40 ribu hingga 50 ribu rupiah per kilogram.

Presiden menekankan bahwa dirinya ingin menjadi presiden yang berhasil menurunkan harga pangan untuk rakyat, serta kesejahteraan petani dengan hasil pendapatan yang cukup.  Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.