Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Misi Sulit Dortmund di Barcelona

📅 Selasa, 08 Apr 2025, 20:15 WIB | Oleh:
Misi Sulit Dortmund di Barcelona Doc: ist
Ket. Barcelona

BERLIN - Borussia Dortmund kembali dihadapkan dengan  tantangan besar saat bertandang ke markas Barcelona dalam leg pertama perempat final Liga Champions, Kamis (10/4) dini hari WIB. Meski tampil naik-turun di Bundesliga, Dortmund justru konsisten di level Eropa, sebuah pola yang mulai terasa akrab dalam dua musim terakhir.

Musim lalu, klub berjuluk  Die Borussen ini, hanya finis di peringkat kelima Bundesliga. Namun, dia sukses melaju mengejutkan hingga final Liga Champions di Wembley. Tapi, sayang dia akhirnya takluk 0-2 dari Real Madrid. Saat  itu, Dortmund menyingkirkan lawan-lawan berat seperti PSG, AC Milan, Atletico Madrid, Newcastle, hingga PSV Eindhoven.

Kini, situasinya tak jauh berbeda. Dortmund tertahan di posisi kedelapan klasemen sementara Bundesliga sehingga terancam absen dari Liga Champions musim depan. Namun, di kompetisi Eropa, mereka justru tampil meyakinkan. Kemenangan 7-1 atas Celtic di kandang serta hasil 3-0 di markas Sporting Lisbon menunjukkan sisi terbaik dari skuad asuhan Niko Kovac.

Pertemuan kontra Barcelona kali ini menjadi ulangan duel fase grup Desember lalu. Saat itu Dortmund harus mengakui keunggulan Blaugrana 2-3 akibat gol menit ke-86 dari Ferran Torres. Kini, misi balas dendam dibarengi ambisi menjaga asa melangkah ke semifinal.

Legenda sepak bola  Jerman, Jurgen Klinsmann, menilai inkonsistensi Dortmund bukan soal kualitas, melainkan soal emosi yang tak terkontrol. “Mereka punya potensi menantang gelar. Lihat saja saat final musim lalu, mereka bahkan lebih baik dari Madrid di babak pertama,” ujarnya.

Tetapi begitu merasa bisa menang, mereka gugup, kehilangan fokus, dan akhirnya kalah. Dortmund adalah klub yang sangat emosional. Ketika segala sesuatunya tak berjalan, mereka sulit mengendalikan situasi. Kegagalan menjaga konsistensi membuat Dortmund memecat Nuri Sahin pada bulan Januari lalu. Posisinya digantikan Niko Kovac, pelatih berpengalaman yang dikenal tegas dan tak banyak basa-basi.

Di bawah Kovac, Dortmund mulai menunjukkan kestabilan. Mereka menang tiga dari empat laga terakhir, dan terlihat lebih disiplin secara taktik. Kovac yang pernah melatih Bayern dan AS Monaco menekankan permainan sederhana dengan struktur pertahanan yang rapi.

Namun, ujian terberat menanti di Camp Nou. Barcelona musim ini tampil produktif, mencetak 83 gol, terbanyak di lima liga top Eropa. Di lini depan, Dortmund harus menghadapi mantan bomber mereka sendiri, Robert Lewandowski, yang dikenal rajin mencetak gol ke gawang mantan klub. Statistiknya luar biasa: 27 gol dalam 27 pertandingan kontra Dortmund.

Masalah lain menghampiri Dortmund. Bek utama Nico Schlotterbeck dipastikan absen hingga akhir musim akibat cedera meniskus. Sedangkan Niklas Suele juga diragukan tampil akibat cedera otot. Dortmund  datang ke Barcelona bukan sekadar sebagai penantang. Jika mereka mampu mengendalikan emosi dan bermain seperti kala menundukkan PSG atau Atletico musim lalu, bukan mustahil kejutan kembali terjadi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.