BPH Migas Menyebutkan Distribusi BBM Arus Balik Lebaran di Bandung Lancar
📅 Selasa, 08 Apr 2025, 16:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
JAKARTA– Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyebutkan ketersediaan dan distribusi BBM periode arus balik Idul Fitri 2025 di wilayah Bandung, Jawa Barat, terpantau dalam kondisi aman dan lancar.
Anggota Komite BPH Migas Abdul Halim dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (8/4), mengatakan pihaknya telah melakukan pemantauan ketersediaan dan distribusi BBM di sejumlah SPBU Kota Bandung serta ruas tol arah Jakarta dan Cikampek guna memastikan masyarakat mendapatkan BBM sesuai dengan ketentuan pemerintah.
"Pemantauan distribusi BBM dilakukan di jalur-jalur utama, prioritas di wilayah tol, baik yang masuk ke Bandung maupun keluar Bandung arah Jakarta dan Cikampek. Kami memastikan stok BBM di SPBU, baik subsidi maupun nonsubsidi terkondisikan dengan baik," katanya saat pemantauan di Bandung, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025).
BPH Migas juga mengapresiasi peningkatan layanan PT Pertamina Patra Niaga, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan libur Lebaran dengan aman dan nyaman.
Dalam kunjungannya di SPBU, BPH Migas mengecek mutu BBM serta kadar air di tangki penyimpanan untuk memastikan kualitas BBM yang disalurkan ke masyarakat sesuai ketentuan pemerintah. Pemantauan juga dilakukan terhadap sarana dan fasilitas di SPBU, seperti posisi dan arah CCTV. Anggota Komite BPH Migas, Wahyudi Anas, menambahkan stok semua produk BBM, baik solar maupun bensin dalam kondisi aman tersedia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pengiriman BBM ke SPBU tidak mengalami hambatan, demikian pula pelayanan kepada masyarakat ketika membeli BBM tidak mengalami gangguan di SPBU-SPBU yang tersedia di ruas jalan tol, jalur mudik dan arus balik serta destinasi wisata.
"Saat melakukan kunjungan ke destinasi wisata atau lainnya, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap layanan BBM di SPBU terdekat," tuturnya.
Untuk menjamin ketersediaan BBM, Pertamina Patra Niaga juga telah menyiapkan SPBU kantong, motorist, serta layanan lainnya di titik-titik rawan kepadatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berdasarkan hasil evaluasi penyaluran BBM selama Ramadan dan Idul Fitri 1446 H di wilayah Bandung dan sekitarnya, BBM jenis pertalite meningkat hingga 25 persen dibandingkan kondisi normal.Sementara itu, konsumsi pertamax meningkat sekitar 30 persen.
Untuk biosolar mengalami penurunan konsumsi 15 persen sejalan adanya larangan beroperasinya truk angkutan barang.Dalam kunjungan lapangannya, BPH Migas didampingi Sales Area Manager Retail Bandung PT Pertamina Patra Niaga, Shindu Priyo Windoko.
BBM untuk kereta
Pada Senin (7/4/2025), BPH Migas juga memantau stok BBM subsidi untuk PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung. Abdul Halim menyampaikan sesuai tugas dan fungsinya, BPH Migas harus menjaga ketersediaan BBM subsidi untuk transportasi, mengingat bahan bakar tersebut berperan penting mendukung kelancaran transportasi massal.
"Kami ingin memastikan stok BBM subsidi untuk KAI Daop 2 Bandung aman, sekaligus juga ingin melihat bagaimana pelayanan yang diberikan kepada masyarakat yang meningkat dari tahun ke tahun," ujarnya.
"Hasil pemantauan ini selanjutnya akan menjadi tolak ukur peningkatan pasokan BBM dan layanan kepada masyarakat, sehingga mereka dapat menikmati liburan dan kebersamaan dengan keluarga dengan nyaman," tambahnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!