Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Masyarakat Madura Melestarikan Tradisi 'Tellasan Katopa''

📅 Senin, 07 Apr 2025, 22:10 WIB | Oleh:

Hanya saja, ketupat yang diperkenalkan oleh Sunan Bonang untuk menyambut Idul Fitri oleh masyarakat Madura diimplementasikan ulang dalam konteks perayaan pasca-puasa Syawal yang menunjukkan kreativitas berpikir orang Madura dalam menjalani dan memaknai kehidupan.

Karena itu, kalau di wilayah lain, saat Lebaran ada hidangan ketupat, di Madura hanya ada hidangan nasi dengan lauk, biasanya berasal dari daging sapi, kambing, atau ayam.

Tellasan katopa' merupakan kekayaan budaya di Madura yang sudah teruji ratusan tahun. Momentum lebaran khusus ini menjadi modal sosial untuk memupuk tali silaturahim, sekaligus bisa dimanfaatkan oleh pemerintah daerah setempat untuk dikelola, sehingga memperkaya sajian dari satu objek wisata.

Pemerintah Kabupaten Sumenep telah berupaya mengelola kekayaan budaya lokal ini untuk menjadi aset wisata dengan menggelar Festival Ketupat. Pada tahun 2024, Pemkab Sumenep menggelar Festival Ketupat yang ditempatkan di Pantai Lombang, salah satu objek wisata yang dikenal dengan keindahan pantai dan cemara udangnya.

Berbagai kegiatan digelar dalam festival itu, seperti lomba membuat ketupat dalam berbagai bentuk unik di luar katopa' biasa, seperti katopa' jheren (ketupat berbentuk kuda), katopa' toju' (ketupat duduk), katopa' jhuko' (ketupat ikan), dan katopa' masjid (ketupat berbentuk masjid).

Pada tahun 2025, Pemkab Sumenep kembali kembali menggelar Festival Ketupat yang dilaksanakan di Pantai Slopeng. Kabupaten Sumenep memang dikenal dengan kekayaan objek wisata pantai yang indah dan lengkap.

Pemerintah daerah lain di Madura, seperti Bangkalan, Sampang, dan Pamekasan, sebetulnya bisa menggelar festival serupa yang sekaligus memancing wisatawan untuk datang menikmati masa libur Lebaran. Pilihannya bisa digelar sendiri-sendiri oleh masing-masing pemkab, atau bisa dalam bentuk kolaborasi antardaerah, sehingga festival ketupat bisa digelar bersama, dengan tempat bergiliran setiap tahunnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.