'Kampung Coklat' di Blitar Gelar Tradisi Lebaran Ketupat
📅 Senin, 07 Apr 2025, 21:20 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: ANTARA/Asmaul
BLITAR - Ratusan warga dari berbagai tempat di Blitar dan sekitarnya berebut gunungan ketupat cokelat dalam tradisi Lebaran Ketupat yang digelar di "Kampung Coklat" Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Seorang perwakilan dari Manajemen Kampung Coklat Kabupaten Blitar Alya Maha Dewi di Blitar, Senin (7/4), mengatakan kegiatan ini digelar untuk melestarikan tradisi budaya setempat. Dalam tradisi di Jawa, setiap hari raya ketujuh digelar Lebaran Ketupat.
"Ketupat cokelat ini untuk 'nguri-nguri' (melestarikan) budaya di Indonesia, terlebih lagi budaya Islam. Kami mengadakan kegiatan ini untuk mengingat budaya terdahulu. Filosofi dari ketupat adalah 'mengaku lepat' (mengaku salah) sehingga di hari raya ketujuh ini kami adakan kegiatan ini," katanya.
Ia mengatakan dalam kegiatan ini manajemen memasak ketupat 4.000 bungkus yang semua dibagikan kepada para pengunjung. Ketupat itu ada yang ketupat cokelat, karena dicampur dengan bubuk kakao serta ketupat biasa.
Pihaknya sudah persiapan jauh-jauh hari untuk kegiatan ini, misalnya persiapan untuk beras, janur yang dibuat ketupat, hingga pelengkapnya seperti sayur lodeh dan opor ayam.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ada 4.000 ketupat dan kami bagikan gratis ke pengunjung. Ini ketupatnya dipadukan dengan opor ayam, sayur lodeh khas Jawa," kata dia.
Ia mengatakan kegiatan ini rutin setiap tahun, sedangkan ketupat selalu ditambah dari 1.000 ketupat hingga saat ini mencapai 4.000 ketupat, dengan harapan semua pengunjung bisa menikmati.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar Suhendro Winarso mengapresiasi kegiatan ketupat cokelat yang digelar di "Kampung Coklat" Kabupaten Blitar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, kegiatan ini juga menunjukkan semakin kreatif dan semakin variatif wisata di Kabupaten Blitar.
Terlebih lagi, ujarnya, di lokasi ini banyak edukasi tentang budi daya tanaman kakao hingga proses pengolahan menjadi cokelat.
"'Kampung Coklat' tidak hanya luar biasa dalam hal pariwisata, tapi juga edukasinya. Ada pawai ketupat cokelat dan ini juga mengedukasi," kata dia.
Salah seorang pengunjung berasal dari Bllitar, Veve, mengaku senang bisa ikut serta dalam kegiatan Lebaran Ketupat di lokasi ini.
Ia mengaku turut berebut gunungan yang berisi ketupat cokelat dan banyak mendapatkan ketupat.
Ia juga mengaku sudah mencicipi langsung ketupat cokelat dengan rasa enak itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!