Indonesia: Pertemuan Asean tentang Tarif akan Fokus pada Negosiasi, Bukan Pembalasan
Senin, 07 Apr 2025, 15:20 WIBJAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa pertemuan para menteri perdagangan Asean yang akan diadakan pada tanggal 10 April untuk membahas tarif Amerika Serikat (AS) akan berfokus pada negosiasi dan bukannya pembalasan.
âIndonesia juga ingin membeli lebih banyak impor dari AS, termasuk input untuk proyek kilang minyak,â ucap Airlangga Hartarto pada Senin (7/4).
Seperti telah diketahui bahwa Indonesia termasuk di antara enam negara Asia tenggara yang dikenai tarif tinggi oleh Presiden AS Donald Trump.
Sementara itu kantor berita Antara menulis bahwa pemerintah Indonesia akan mempersiapkan sejumlah paket negosiasi yang akan dibawa ke perundingan untuk menghadapi kebijakan tarif timbal balik atau resiprokal AS di Washington DC.
Airlangga menilai jalur diplomasi dipilih sebagai solusi yang saling menguntungkan tanpa mengambil langkah retaliasi terhadap kebijakan tarif resiprokal tersebut.
Oleh karenanya pemerintah Indonesia akan melakukan pertemuan lebih dulu dengan pimpinan negara-negara Asean untuk menyamakan sikap.
âIndonesia sendiri akan mendorong beberapa kesepakatan dan dengan beberapa negara Asean, menteri perdagangan juga berkomunikasi selain dengan Malaysia juga dengan Singapura, dengan Kamboja dan yang lain untuk mengkalibrasi sikap bersama Asean,â ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta.
Berdasarkan data Kementerian Perdagangan (Kemendag), Indonesia surplus perdagangan dengan AS sebesar 14,34 miliar dollar AS pada 2024.
Menurut komoditasnya, surplus Indonesia dari AS paling besar dari mesin dan perlengkapan elektrik yang senilai 4,18 miliar dollar AS pada tahun lalu. Setelahnya ada pakaian dan aksesori pakaian senilai 2,84 miliar dollar AS dan alas kaki senilai 2,39 miliar dollar AS.
AS sendiri memang mencatat defisit perdagangan dengan Indonesia sebesar 17,9 miliar dollar AS pada 2024.
Menko Airlangga menambahkan bahwa diplomat Indonesia telah menjalin komunikasi dengan U.S Trade Representative (USTR). Saat ini USTR tengah menunggu proposal konkret dari Indonesia. ST/Ant/I-1
- Airlangga Hartarto
- ASEAN
- Kebijakan Tarif Timbal Balik AS
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Antara, Berbagai Sumber
Berita Terkait:
-
Tampil Ganas Usai Tumbang di Tunggal, Janice Tjen dan Bintang Kanada Babat Lawan di US Open
-
Pemain timnas Indonesia Nathan Tjoe-A-On Main Penuh, Tapi Willem II Malah Hancur 0-3 Lawan Excelsior!
-
Kabut Asap Mengancam Kesehatan, BPBD Padang Gerak Cepat Sebar 13.629 Masker
-
Kemenhub Prioritaskan Perbaikan Bandara Soa Bajawa
-
Akademisi Desak Polri Usut Kerusuhan Usai Demonstrasi DPR
-
Ratusan Penumpang KM Virgo Transport 8 Lenyap di Laut Jawa, Nasib Sekeluarga dari Kediri Ini Masih Misteri
-
Gubernur Andra Soni Bangga 19 Warga Banten Terpilih Jadi Hakim MTQ Nasional 2026 di Semarang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.