Lisa/Varrel Jadi Angin Segar di Sektor Ganda Campuran
📅 Sabtu, 05 Apr 2025, 10:10 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: PBSI
JAKARTA - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menaruh harapan besar kepada pasangan ganda campuran baru Lisa Ayu Kusumawati dan Verrell Yustin Mulia untuk memberi warna baru di sektor ganda campuran Indonesia.
Pelatih kepala ganda campuran PBSI Rionny Mainaky mengatakan Lisa dan Varrel dipasangkan setelah melalui proses pengamatan intensif selama sesi latihan. Ia menyebut Lisa dan Verrell memiliki kecocokan pola permainan serta karakter kerja keras yang serupa.
"Setelah beberapa kali dicoba berpasangan saat latihan, terlihat mereka cocok. Keduanya rajin dan tekun menjalani sesi latihan," kata Rionny dalam keterangan resmi PBSI, Sabtu (5/4).
Lisa yang berusia 25 tahun merupakan pemain berpengalaman yang sebelumnya pernah berpasangan dengan Rehan Naufal Kusharjanto dan Rinov Rivaldy.
Sementara Verrell yang berusia 20 tahun sempat berduet dengan Pitha Haningtyas Mentari sebelum Pitha kembali dipasangkan dengan Rinov.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rionny berharap pengalaman Lisa bisa menjadi bekal penting dalam membimbing Verrell yang masih muda namun punya potensi besar.
"Lisa punya jam terbang yang lebih tinggi, dan kami harapkan bisa membantu Verrell untuk cepat naik level. Sementara Verrell adalah pemain muda yang bisa berkembang lebih tinggi lagi jika diberi kesempatan," ujarnya.
Pasangan baru ini akan menjalani debut resmi mereka di ajang BWF World Tour Super 300 Taiwan Open 2025 yang berlangsung pada 6-11 Mei. Setelah itu, mereka juga dijadwalkan tampil di Super 500 Thailand Open 2025 pada 13–18 Mei.
Sebaiknya Anda baca juga:
PBSI berharap kehadiran Lisa/Verrell bisa menjadi opsi kompetitif baru di sektor ganda campuran, yang tengah membutuhkan regenerasi dan variasi kekuatan menjelang turnamen-turnamen besar ke depan.
Selain ganda campuran, PBSI juga memasangkan Apriyani Rahayu dengan Febi Setianingrum di sektor ganda putri.
Pelatih ganda putri Indonesia Nitya Krishinda Maheswari mengungkapkan keputusan ini diambil setelah tim pelatih melakukan evaluasi dari dua turnamen Eropa sebelumnya. Hasil evaluasi tersebut mendorong PBSI untuk mencoba komposisi baru demi meningkatkan performa sektor ganda putri.
“Dari hasil dua pertandingan Eropa kemarin dan setelah melakukan evaluasi, maka kami mencoba alternatif lain, yaitu Apri berpasangan dengan Febi,” ujar Nitya.
Sebelumnya, Apriyani sempat comeback pada musim ini setelah hampir enam bulan absen karena cedera. Dia kembali berpasangan dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti di BWF World Tour Super 300 Orleans Masters 2025 pada 4-9 Maret.
Meski menunjukkan perkembangan, langkah mereka terhenti di perempat final setelah kalah dari pasangan Korea Selatan, Baek Hana/Lee So Hee, dengan skor 18-21, 10-21.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!