Indonesia Harus 'Bermain Cantik' Hadapi Kebijakan Tarif AS
📅 Sabtu, 05 Apr 2025, 08:15 WIB | Oleh: Tim PenulisIa mengharapkan negosiasi yang dilakukan pemerintah atas kebijakan Presiden Trump tidak sampai merendahkan bangsa Indonesia untuk menjadi "penyembah" Amerika Serikat.
"Jangan sampai kita terjebak pada permainan psywar-nya Amerika Serikat, ya kita main cantiklah. Oke, kita tidak memusuhi Amerika Serikat, tetapi ketika pintu kita ditutup, ya kita pandai-pandailah mencari pasar lain," katanya.
Terkait dengan hal itu, dia mempersilakan negosiasi dengan Amerika Serikat tetap jalan, namun peluang tetap harus dicari dan kerja sama bilateral makin diperkuat serta jika bisa tidak menggunakan dolar Amerika Serikat sebagai alat bayarnya, sehingga devisa Indonesia tidak terpaku pada satu mata uang
Presiden AS Donald Trump pada Rabu (2/4), mengumumkan kombinasi tarif universal dan timbal balik yang akan diterapkan terhadap berbagai negara di seluruh dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Trump menyatakan bahwa tarif dasar sebesar 10 persen akan dikenakan pada semua negara, sementara tarif tambahan "timbal balik" akan diberlakukan terhadap mitra dagang tertentu di antaranya kepada Tiongkok sebesar 34 persen, Eropa 20 persen, Vietnam 46 persen, Taiwan 32 persen, Jepang 24 persen, dan Indonesia 32 persen
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!