Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korban Tewas Gempa Myanmar Tembus 1.000 Orang, Pencarian Korban Berlomba dengan Waktu

📅 Sabtu, 29 Mar 2025, 16:27 WIB | Oleh:

Tim penyelamat telah dikerahkan dari Tiongkok dan Rusia, dua dari sekutu junta yang terisolasi itu. Sebuah tim beranggotakan 37 orang dari provinsi Yunnan di Tiongkok tiba di Yangon pada Sabtu pagi dengan detektor gempa, pesawat nirawak, dan perlengkapan lainnya, kantor berita resmi Xinhua melaporkan.

Kementerian darurat Rusia mengirim dua pesawat yang membawa 120 penyelamat dan perlengkapan, menurut laporan dari kantor berita negara Rusia Tass.

India juga mengirim tim pencarian dan penyelamatan dan tim medis serta perbekalan, sementara kementerian luar negeri Malaysia mengatakan negara itu akan mengirim 50 orang pada Minggu.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengalokasikan 5 juta dolar AS untuk memulai upaya bantuan. Presiden Donald Trump mengatakan pada Jumat bahwa AS akan membantu dalam tanggapan tersebut.

India, Prancis, dan Uni Eropa menawarkan bantuan, sementara WHO mengatakan pihaknya sedang memobilisasi diri untuk menyiapkan perlengkapan penanganan cedera trauma.

Presiden Tiongkok, Xi Jinping, telah berbicara dengan Min Aung Hlaing, kata kedutaan besar Tiongkok, sementara media pemerintah melaporkan bahwa ia telah “menyatakan kesedihan yang mendalam” atas kehancuran tersebut dan mengatakan Tiongkok “bersedia memberikan bantuan yang dibutuhkan Myanmar untuk mendukung orang-orang di daerah yang terkena dampak”.

Rezim militer telah meminta donor darah karena rumah sakit umum di wilayah Sagaing dan Mandalay telah dipenuhi pasien.

Gambar-gambar di media sosial menunjukkan pemandangan kehancuran, termasuk bangunan yang runtuh, dan para relawan yang bergegas menyelamatkan mereka yang terjebak di bawah reruntuhan.

"Seluruh kota Mandalay terdampak gempa," kata seorang saksi mata, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya. "Tim penyelamat dan rumah sakit kini kewalahan. Kami berupaya mengatasinya dengan sumber daya yang kami miliki di lingkungan sekitar," kata mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.