Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Junta: Korban Tewas akibat Gempa Myanmar Capai 1.644

📅 Sabtu, 29 Mar 2025, 22:29 WIB | Oleh:
Junta: Korban Tewas akibat Gempa Myanmar Capai 1.644 Doc: Istimewa
Ket. Seorang wanita diselamatkan dalam kondisi hidup dari blok apartemen Mandalay yang runtuh

MANDALAY - Junta militet yang berkuasa pada hari Sabtu (29/3), mengatakan, jumlah korban tewas akibat gempa bumi Myanmar telah meningkat menjadi 1.644, dengan 3.408 orang terluka. 

Dari The Guardian, sebuah pernyataan dari tim informasi junta mengatakan bahwa sedikitnya 139 orang masih hilang setelah gempa berkekuatan 7,7 skala Richter hari Jumat.

Pada hari yang sama, junta militer negara itu mengatakan jumlah korban tewas telah melampaui 1.000.

Seorang penduduk wilayah Mandalay berusia 39 tahun menggambarkan pemandangan mengerikan saat ia mencoba menyelamatkan seorang pria yang terjebak di bawah reruntuhan masjid yang runtuh di desa Sule Kone , tetapi harus melarikan diri karena gempa susulan yang kuat, lapor Reuters.

"Saya harus meninggalkannya di belakang... Saya masuk untuk kedua kalinya untuk mencoba menyelamatkannya," katanya, menolak untuk disebutkan identitasnya. "Saya menyelamatkan empat orang dengan tangan saya sendiri. Namun sayangnya, tiga orang sudah meninggal dan satu meninggal di pelukan saya."

Ia mengatakan bahwa 10 orang tewas di sana, dan mereka termasuk di antara 23 orang yang tewas di tiga masjid yang dihancurkan di desa tersebut. Pembatasan pemerintah telah mencegah masjid-masjid tersebut ditingkatkan, katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Tim Catur DKI Jakarta Gelar...
Nasional
Mau Suvenir dari Istana? In...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.