Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Flyover Sitinjau Lauik Bakal Tampung 2,5 Tahun

📅 Senin, 24 Mar 2025, 21:40 WIB | Oleh:
Flyover Sitinjau Lauik Bakal Tampung 2,5 Tahun Doc: Antara/HO-Humas Hutama Karya
Ket. Desain rencana pembangunan Jalan Layang Sitinjau Lauik yang menghubungkan Kota Padang dengan Solok, Provinsi Sumatera Barat.

Padang -- Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya (HK) Adjib Al Hakim memperkirakan pengerjaan Flyover atau jalan layang Sitinjau Lauik yang menghubungkan Kota Padang dengan Solok, Provinsi Sumatera Barat rampung dalam kurun waktu 2,5 tahun.

"Proyek bernilai Rp2,793 triliun ini diperkirakan akan selesai dalam waktu 2,5 tahun masa konstruksi, dan 10 tahun masa operasi," kata EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim di Padang, Senin.

Proyek ini melibatkan PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (PT HPSL) sebagai Badan Usaha Pelaksana (BUP) yang dibentuk oleh konsorsium antara Hutama Karya dengan peran sebesar 55 persen dan Hutama Karya Infrastruktur 45 persen.

Adapun pekerjaannya meliputi perencanaan teknis, pembangunan jalan dan jembatan (flyover) sepanjang 2,774 kilometer serta preservasi selama masa operasional.

Setelah selesai, proyek Flyover Sitinjau Lauik diharapkan dapat memberikan berbagai manfaat signifikan bagi masyarakat Sumatera Barat terutama dari segi konektivitas antarwilayah, mempercepat mobilitas penduduk, dan memudahkan akses ke fasilitas umum.

"Dan tentu saja Flyover Sitinjau Lauik ini diharapkan mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas di jalur Padang-Solok yang terkenal ekstrem," ujar dia.

Selain itu, jalan layang tersebut akan membuka akses lebih luas ke destinasi wisata unggulan di Ranah Minang seperti Danau Singkarak dan Lembah Harau. Harapannya pembangunan infrastruktur itu meningkatkan potensi pariwisata, memperlancar distribusi barang dan logistik.

"Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal dan menurunkan biaya logistik, serta dapat membuka lapangan pekerjaan bagi warga lokal," ujar Adjib.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum, Kementerian Pekerjaan Umum Rachman Arief Dienaputra mengatakan, proyek Sitinjau Lauik dibangun dengan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha atau KPBU.

"Pembangunan infrastruktur ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan lalu lintas di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik yang rawan kecelakaan," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Olahraga
Crysencio Summerville
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.