Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waduh! Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif

📅 Sabtu, 22 Mar 2025, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waduh! Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif Doc: ANTARA FOTO/Putra M. Akbar

JAKARTA - Kondisi udara di DKI Jakarta berdasarkan data di situs pemantau kualitas udara IQAir pada Sabtu pagi masuk ke dalam kategori sedang.

Berdasarkan pantauan pada pukul 09.58 WIB, Indeks Kualitas Udara atau Air Quality Index (AQI) di Jakarta berada di angka 96 dengan angka partikel halus (particulate matter/PM) 2.5 sebesar 33 mikrogram per meter kubik.

Adapun lima kota dengan kualitas udara terburuk di dunia versi IQAir adalah Dhaka 221, Hanoi 192, Delhi 189, Lahore 180, dan Chiang Mai 174.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta akan meniru kota-kota besar dunia seperti Paris dan Bangkok dalam penanganan polusi udara dengan memperbanyak Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU).

Seperti di Bangkok punya 1.000 Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU), Paris 400 SPKU. Jakarta 111 SPKU dari sebelumnya hanya 5 stasiun.

Kepala DLH DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan bakal menambah lagi SPKU agar data kualitas udara bisa lebih cepat dan akurat.

Ia menambahkan keterbukaan data menjadi langkah penting dalam memperbaiki kualitas udara secara sistematis.

Asep mengatakan penyampaian data polusi udara harus lebih terbuka agar intervensi bisa lebih efektif. Dia menilai yang dibutuhkan bukan hanya intervensi sesaat, tetapi langkah-langkah berkelanjutan dan luar biasa dalam menangani pencemaran udara.

DLH DKI Jakarta menargetkan penambahan 1.000 sensor kualitas udara berbiaya rendah (low-cost sensors) agar pemantauan lebih luas dan akurat. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.