Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPJS Kesehatan Yogyakarta Siapkan Layanan Kesehatan bagi Pemudik Lebaran 2025

📅 Rabu, 19 Mar 2025, 20:03 WIB | Oleh:
BPJS Kesehatan Yogyakarta Siapkan Layanan Kesehatan bagi Pemudik Lebaran 2025 Doc: Antara Foto
Ket. Di masa libur lebaran, apabila peserta berada di luar daerah tempat asalnya, mereka tetap dapat mengakses layanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang bukan tempat dirinya terdaftar," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta M. Idar Aries Munandar.

Yogyakarta, 19/3 (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Yogyakarta menjamin pemudik maupun wisatawan luar daerah tetap bisa mengakses layanan kesehatan di wilayah ini selama kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berstatus aktif.

"Di masa libur lebaran, apabila peserta berada di luar daerah tempat asalnya, mereka tetap dapat mengakses layanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang bukan tempat dirinya terdaftar," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta M. Idar Aries Munandar di Yogyakarta, Rabu.

Dengan prinsip portabilitas yang diterapkan dalam Program JKN, peserta dapat memperoleh layanan kesehatan di mana saja dan kapan saja, tidak terbatas pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat mereka terdaftar. 

Jika dalam kondisi gawat darurat, lanjut Idar, seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan kepada peserta.

Untuk mempermudah akses layanan bagi peserta JKN selama libur Lebaran, pihaknya membuka layanan piket di kantor cabang pada tanggal 28 Maret, 2, 3, 4, dan 7 April 2025 pukul 08.00-12.00 WIB.

Selain itu, layanan administrasi kepesertaan tetap bisa dilakukan melalui pelayanan administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) yang beroperasi 24 jam setiap hari.

Peserta JKN juga dapat memanfaatkan berbagai layanan digital seperti Aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 165, serta situs resmi BPJS Kesehatan untuk informasi terkait kepesertaan maupun layanan kesehatan.  

Menurut Idar, apabila peserta mengalami kendala saat mengakses layanan di fasilitas kesehatan, peserta dapat menghubungi Petugas Pemberi Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP).

Khusus di rumah sakit, pihaknya juga telah menghadirkan Petugas BPJS SATU! (Siap Membantu) untuk mempermudah dalam mengakses informasi pelayanan.

Sementara itu, selama libur lebaran, Idar menuturkan ketentuan pelayanan obat Program Rujuk Balik (PRB) tetap mengacu pada kebijakan pelayanan kesehatan di FKTP.

Apabila jadwal pengambilan obat PRB jatuh pada masa libur lebaran, maka jadwal dapat disesuaikan menjadi lebih awal maksimal tujuh hari sebelum persediaan obatnya habis.

"Namun harus tetap dipastikan bahwa status kepesertaan JKN peserta harus aktif. Jika status kepesertaan JKN-nya tidak aktif karena adanya tunggakan iuran, peserta diharapkan untuk melunasi tunggakan tersebut," kata dia.

Mengingat Yogyakarta merupakan salah satu tujuan utama pemudik dan wisatawan selama musim libur lebaran, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta turut memastikan kelancaran pelayanan kesehatan berkoordinasi bersama BPJS Kesehatan serta fasilitas kesehatan setempat.

"Kami berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan, baik dokter praktik mandiri, klinik, puskesmas, hingga rumah sakit untuk bersama-sama memastikan layanan kesehatan tetap optimal," kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Yogyakarta Waryono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.