Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Firdaus Ali Masuk Stafsus Gubernur

📅 Selasa, 18 Mar 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Firdaus Ali Masuk Stafsus Gubernur Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di depan Balai Kota Jakarta, Senin (17/3).

JAKARTA – Prof Firdaus Ali akan menjadi koordinator staf khusus (stafsus) Gubernur Jakarta Pramono Anung. “Dia merupakan seorang pakar lingkungan dan tata kelola air yang juga dikenal sebagai akademisi Universitas Indonesia,” tutur Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo, Senin (17/3).

Pramono mengatakan ini saat menginformasikan segera mengumumkan 15 stafsus. Dia menyebut beberapa nama, selain Firdaus Ali. Menurutnya, stafsus tersebut berasal dari kalangan profesional yang terbagi dalam tujuh bidang.

“Pada waktunya, nama-nama staf khusus akan diumumkan. Staf khusus saya jumlahnya 15 orang, tujuh bidang, dan diisi oleh orang-orang profesional,” tutur Pramono. Gubernur menyebut, posisi wakil koordinator diisi oleh Yustinus Prastowo.

Yustinus memiliki pengalaman bidang kebijakan fiskal dan pernah menjadi Staf Khusus Menteri Keuangan Sri Mulyani. Selain itu, Nirwono Yoga, seorang ahli tata kota turut masuk dalam jajaran stafsus. Terakhir, Pramono menyebut Chico Hakim sebagai komunikasi publik.

“Kenapa saya memilih orang-orang ini? Karena memang saya tentunya membutuhkan mereka. Ini termasuk untuk urusan keumatan dan keagamaan. Jakarta membutuhkan mereka,” kata Pramono.

Sebelumnya, Pramono sempat memastikan keberadaan stafsus ini akan difasilitasi oleh negara untuk membantu dirinya dan wakilnya Rano Karno dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin Jakarta. Pramono juga menegaskan penunjukan stafsus gubernur Jakarta tidak menyalahi ketentuan.

Literasi Rusun

Sementara itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Pusip) Jakarta mengadakan Gerakan Literasi 2025 di 10 rumah susun (rusun) dan 50 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) sebagai upaya meningkatkan literasi dan minat warga membaca.

“Kami ajak warga untuk mulai sering membaca dengan berbagai macam fasilitas,” jelas Kepala Dinas Pusip Jakarta, Syaefuloh Hidayat. Dia mengatakan ini dalam rapat kerja dengan Komisi E DPRD Jakarta, Senin. Target peserta sekitar 10.000 orang terlibat.

Hingga Maret, tercatat beberapa lokasi sudah menyelenggarakan gerakan gemar membaca seperti Rusunawa Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur. Kemudian, Rusun Marunda dan RPTRA Gabus Pucung, Marunda, Cilicing, Jakarta Utara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Luar Negeri
Trump Kunjungi Irlandia, Te...
Luar Negeri
Gaun Balas Dendam Putri Dia...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.