Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Teknologi Pengenalan Wajah Mampu Kurangi Antrean Penumpang Kereta Api

📅 Senin, 17 Mar 2025, 01:30 WIB | Oleh:
Teknologi Pengenalan Wajah Mampu Kurangi Antrean Penumpang Kereta Api Doc: ANTARA/HO-Humas KAI
Ket. Sejumlah orang berjalan di samping kereta api.

Jakarta -- PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan, implementasi teknologi pengenalan wajah (face recognition) solusi mencegah antrean panjang, meningkatkan efisiensi boarding, serta memastikan kenyamanan dan kelancaran perjalanan bagi para penumpang selama angkutan Lebaran Idul Fitri 2025/1446 Hijriah.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu mengatakan bahwa selain ramah lingkungan, adanya teknologi itu juga berdampak positif karena mempercepat dan memudahkan penumpang KA untuk melakukan boarding.

“Penerapan face recognition mempermudah proses boarding dan mengurangi antrean, terutama saat periode ramai seperti mudik Lebaran," kata Anne.

KAI berkomitmen mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dengan mengintegrasikan teknologi ramah lingkungan dalam berbagai operasional.

Salah satu inovasi tersebut adalah penerapan sistem face recognition yang menggantikan tiket fisik berbahan kertas untuk proses boarding, sehingga dapat mengurangi limbah kertas dan mendukung keberlanjutan lingkungan.

"Sejak awal diluncurkan pada 28 September 2022 hingga 6 Maret 2025, face recognition telah digunakan oleh 10.624.962 penumpang kereta api di Pulau Jawa dan Sumatera,” ujar Anne.

Anne menjelaskan, untuk mendukung angkutan mudik Lebaran, fasilitas teknologi pengenalan wajah itu terdapat di 21 stasiun KAI meliputi Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Bandung, Kiaracondong, Cirebon, Semarang Tawang Bank Jateng, Pekalongan, Semarang Poncol, Tegal, Purwokerto, dan Kutoarjo.

Selanjutnya di Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, Madiun, Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, Malang, Jember, hingga Medan.

"Sejak awal face recognition diluncurkan, respon masyarakat cukup tinggi. Terbukti pada tahun 2023 jumlah penumpang yang menggunakan fasilitas ini mencapai 2.922.780 penumpang, kemudian meningkat signifikan pada tahun 2024 menjadi 7.141.649 penumpang,” jelas Anne.

Selain peningkatan inovasi pelayanan pelanggan, teknologi itu juga berkontribusi dalam efisiensi pengurangan sampah kertas. Sejak diluncurkan, KAI telah menghemat 25.298 rol kertas tiket.

“Melalui teknologi face recognition, KAI telah menghemat sekitar Rp379.462.929 sejak pertama kali diterapkan pada September 2022 hingga 6 Maret 2025. Upaya ini juga berkontribusi pada pengurangan penebangan pohon untuk bahan baku kertas,” tambah Anne.

Dengan adanya face recognition, penumpang cukup melakukan pemindaian wajah di gate boarding. Jika identitas diri, data tiket dan syarat lainnya telah sesuai maka secara otomatis pintu boarding akan terbuka.

Anne juga menjelaskan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan keamanan data pada fitur face recognition yang dipergunakan oleh KAI karena sudah mengimplementasikan sistem manajemen keamanan Informasi berstandar internasional ISO 27001 tentang Standardisasi Manajemen Keamanan Informasi.

"Data nama, NIK, dan foto penumpang akan disimpan pada infrastruktur KAI dan hanya dipergunakan untuk proses boarding menggunakan face recognition boarding gate. Data tersebut akan disimpan dalam waktu satu tahun, setelah itu akan dihapus otomatis secara sistem," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...

Waspada, BMKG: Terpantau 54 Titik Panas di Sumatera Utara

22 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Daerah
Waspada, BMKG: Terpantau 54...

Amankan 1.286 Telur Penyu

25 menit yang lalu | Ones

Nasional
Amankan 1.286 Telur Penyu
Nasional
Kawasan DPR  Paket I Ditarg...
Luar Negeri
Trump Pilih Tekanan Ekonomi...

Enam Provinsi Kritis Karhutla

55 menit yang lalu | Ones

Nasional
Enam Provinsi Kritis Karhutla
Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.