Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Balai Karantina Sumatera Selatan Mengoptimalkan Klinik Ekspor Edukasi UMKM

📅 Senin, 17 Mar 2025, 17:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Balai Karantina Sumatera Selatan Mengoptimalkan Klinik Ekspor Edukasi UMKM Doc: ANTARA
Ket. Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Sumsel Kostan Manalu.

PALEMBANG– Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Sumatera Selatan mengoptimalkan klinik ekspor untukmelakukan edukasi pengusaha dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mengekspor produknya.

"Dengan mengoptimalkan klinik ekspor yang ada di Kantor BKHIT provinsi ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan pengusaha dan pelaku UMKM mengenai prosedur ekspor produknya dan komoditas daerah yang berpotensi dipasarkan ke luar negeri," kata Kepala BKHIT Sumsel Kostan Manalu, di Palembang, Senin (17/3).

Menurut dia, bagi pengusaha dan pelaku UMKM yang ingin mengetahui prosedur ekspor dapat berkunjung ke Klinik Ekspor di Kantor BKHIT Sumsel kawasan Jalan Kolonel H Barlian kilometer enam (km 6) Palembang.

Selain memberikan pengetahuan tentang langkah-langkah memahami regulasi ekspor, pihaknya juga berupaya memberikan penjelasan terkait pembiayaan ekspor, dan persiapan usaha memasuki pasar internasional.

"Silakan datang ke klinik ekspor, petugas kami akan memberikan penjelasan mengenai prosedur ekspor dan cara menyiapkan produk atau barang dengan kemasan yang baik agar memenuhi ketentuan karantina negara tujuan," ujarnya.

Dia menjelaskan, untuk menembus pasar dunia harus melalui proses karantina komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan yang akan diekspor atau dilalulintaskan antarnegara, serta memenuhi prosedur ekspor yang ditetapkan pemerintah dan negara tujuan.

Petugas BKHIT Sumsel siap membantu memastikan komoditas yang akan diekspor sehat dan tidak membawa hama penyakit yang bisa membahayakan kesehatan manusia, serta pengembangan pertanian, peternakan, dan perkebunan di negara tujuan.

Untuk memastikan komoditas yang akan diekspor terjamin kesehatannya atau terbebas dari hama penyakit hewan, ikan dan organisme pengganggu tumbuhan, serta ketelusuran produk ekspor, pihaknya siap membantu melakukan pengawasan dan pendampingan kekarantinaan.

Melalui upaya tersebut diharapkan semakin banyak komoditas asal provinsi dengan 17 kabupaten dan kota itu bisa dipasarkan ke luar negeri, jelas Kostan Manalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.