Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Srikaya Tapai, Kuliner Legit Favorit Warga Baturaja Berbuka Puasa

📅 Minggu, 16 Mar 2025, 16:53 WIB | Oleh:
Srikaya Tapai, Kuliner Legit Favorit Warga Baturaja Berbuka Puasa Doc: (ANTARA/Edo Purmana)
Ket. Srikaya Tape kuliner khas daerah Kabupaten OKU makanan favorit masyarakat di daerah setempat untuk menu berbuka puasa.

BATURAJA - Srikaya Tapai kuliner legit favorit masyarakat Kota Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan yang biasanya disantap saat berbuka puasa di bulan Ramadan.

Menurut Indah, salah seorang ibu rumah tangga warga Baturaja, Kabupaten OKU, Minggu menjelaskan, srikaya adalah kue khas Sumatera Selatan, terutama masyarakat Kota Palembang yang berbahan dasar santan, telur, gula, dan pandan yang memiliki tekstur lembut dan rasa manis.

Jenis kuliner ini juga menjadi makanan favorit masyarakat Kabupaten OKU, namun dikombinasikan dengan tapai atau sejenis singkong yang difermentasi sebagai pengganti daun pandan.

1742118355_acd051a73d31535899b9.jpeg

"Makanan ini banyak diburu masyarakat, terutama saat bulan suci Ramadan sebagai cemilan untuk berbuka puasa," kata Indah.

Menurutnya, selain rasanya lezat dan legit, jenis kuliner ini pun sangat mudah diolah dengan bahan yang tidak terlalu mahal.

Adapun bahan membuat kuliner ini meliputi tujuh potong tapai ukuran sedang, 10 butir telur ayam ras, 300 gram gula pasir, 750 mililiter santan kelapa, serta garam dan gula aren secukupnya.

Untuk cara membuatnya yaitu langkah awal dengan memisahkan ulir tapai dan campurkan semua bahan menjadi halus, kemudian dimasukkan ke wadah cup yang sudah diisi gula aren dan kukus selama 15-20 menit.

"Hampir setiap hari srikaya tapai menjadi menu favorit keluarga kami, terutama anak saya untuk berbuka puasa," katanya.

Sementara, Rogaya seorang penjual jajanan kuliner di Pasar Bedug Taman Kota Baturaja mengaku ide kreatif cemilan ini banyak diburu masyarakat untuk disantap saat berbuka puasa.

Menurutnya, menjual jenis kuliner khas daerah ini cukup menguntungkan karena rata-rata terjual sekitar 100 cup ukuran kecil setiap harinya selama Ramadan.

"Untuk satu cup bisanya saya jual Rp2.000. Pembelinya cukup banyak karena selain unik, jajanan ini juga enak dan legit cocok disantap untuk berbuka puasa," ujar dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.