MinyaKita di Kudus Takarannya Tidak Sesuai

Rabu, 12 Mar 2025, 16:35 WIB

Kudus -- Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus bersama Polsek Kota Kudus, Jawa Tengah, dalam melakukan pengecekan di pasar tradisional menemukan minyak goreng berlabel Minyakita yang isinya tidak sesuai dengan takaran.

"Dari hasil pengujian terhadap minyak goreng berlabel MinyaKita yang berasal dari dua produsen berbeda, diketahui isinya hanya 820 mililiter dan 975 mililiter," kata Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Andi Imam Santoso ditemui di sela-sela pengecekan minyak goreng di Pasar Baru Wergu Wetan Kudus, Rabu.

Ket. Foto: Takaran MinyaKita yang hanya 820 mililiter dari seharusnya 1 liter saat pengecekan di Pasar Baru Wergu Wetan Kudus, Jawa Tengah, Rabu (12/3/2025). — Sumber: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Untuk minyak goreng yang isinya hanya 820 mililiter, kata dia, pada botol tertulis diproduksi oleh Koperasi Produsen UMKM Kelompok Terpadu Nusantara Kudus.

Perbedaannya dengan produsen lain yang juga memasok MinyaKita, imbuh dia, pada label tidak tertera kandungan vitamin A, isi bersih tidak terdapat tulisan 1 liter seperti produsen lainnya, serta botolnya juga berukuran lebih kecil.

Ia mencontohkan pada MinyaKita hasil produksi PT Kusuma Mukti Remaja Karanganyar pada labelnya juga tertera kandungan vitamin A serta isi bersih 1 liter.

"Harga jualnya, untuk MinyaKita yang isinya hanya 820 ml juga lebih murah dibandingkan lainnya, yakni Rp17.000. Sedangkan hasil produksi Karanganyar dijual Rp17.500 per botol," ujarnya.

Ia menyarankan penjual untuk tidak menjual MinyaKita yang isinya tidak sesuai takaran tersebut.

Atas temuan tersebut, maka pihaknya akan melaporkannya. Nantinya juga akan ditindaklanjuti ke distributornya untuk melakukan pengecekan serupa.

Sementara itu, Kapolsek Kota Kudus AKP Subkhan menambahkan penjual memang diminta untuk tidak mengedarkan minyak goreng yang tidak sesuai takaran tersebut, karena bisa dijerat dengan Undang-Undang perlindungan konsumen.

Selain pengecekan bersama Dinas Perdagangan Kudus, kata dia, jajarannya juga melakukan pengecekan ke sejumlah pasar, seperti di Pasar Kliwon dan Pasar Jember. Namun, temuan tidak sesuai takaran hanya di Pasar Baru.

M Asrofi, pemilik kios yang menjual MinyaKita tidak sesuai takaran mengakui awalnya membeli 40 slop yang setiap slopnya berisi 12 botol berukuran 1 liter, meskipun isinya ternyata hanya 820 ml.

"Awalnya banyak pembeli yang mencari, namun stok di pasaran belum tersedia. Kemudian ada sales produk yang menawarkan MinyaKita yang labelnya tertera dari Kudus itu. Harga jualnya juga lebih murah dibandingkan yang lainnya karena hanya Rp17.000 per botol," ujarnya.

Pelanggannya, kata dia, memang sempat komplain dengan ukuran botolnya yang lebih kecil. Sedangkan sales produknya sendiri menyebut minyak goreng tersebut minyak goreng banci.

"Mungkin sebutan itu terkait dengan isinya yang hanya 820 ml, sedangkan lainnya yang juga berlabel MinyaKita namun dengan produsen berbeda bisa 1 liter karena ukuran botolnya juga lebih besar dan harga jualnya Rp17.500 per botol," ujarnya.

Untuk stok MinyaKita yang takarannya kurang dari 1 liter tersebut, kata dia, saat ini hanya tersisa enam botol, karena lainnya sudah laku terjual.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.