Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino
Minggu, 23 Agu 2026, 11:22 WIBJAKARTA â Pemerintah optimistis mampu mengendalikan harga beras di tengah puncak musim kemarau dan dampak El Nino 2026. Hingga 21 Agustus 2026, total Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Bulog mencapai 5,17 juta ton dan telah mengucurkan 1,65 juta ton ke masyarakat.
Jumlah stok ini naik 291,66% dibanding Agustus 2023 yang hanya 1,32 juta ton. Sementara kucuran CBP Januari-Agustus 2026 juga naik 20,43% dari periode yang sama 2023 sebesar 1,37 juta ton.
âKita bisa mengerem perkembangan harga beras dengan 2 instrumen. Bulog segera cepat masif melakukan SPHP terutama di pasar-pasar. Masifkan di pasar,â kata Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa di Jakarta, Sabtu (22/8).
2 Instrumen Utama Penstabil Harga
Menurut Ketut, pemerintah mengandalkan 2 instrumen untuk menahan lonjakan harga:Â
1. SPHP/Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan: Bulog masifkan distribusi di pasar
2. Bantuan Pangan: Ditugaskan ke Bulog untuk alokasi 3 bulan
âKedua instrumen ini kalau dilakukan dengan tepat waktu, tentu IPH dapat terkendali,â tambah Ketut.
Seluruh biaya distribusi SPHP, termasuk angkut lewat kereta, truk, feri, kontainer, hingga pesawat, 100% ditanggung pemerintah. âJadi tidak ada alasan tidak bisa melakukan intervensi, kecuali kondisi keamanan,â tegasnya.
Rincian Kucuran CBP 1,65 Juta Ton Jan-Agustus 2026
- SPHP Jan-Februari: 221,05 ribu ton
- SPHP Maret-Agustus: 678,12 ribu ton Â
- Bantuan Pangan Tahap I: 662,86 ribu ton
- Bantuan Pangan Tahap II: 32,25 ribu ton
- Bantuan Bencana & Darurat: 11,39 ribu ton
- Golongan Anggaran: 53,68 ribu ton
Pengalaman El Nino 2023-2024 Jadi Pelajaran
Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut El Nino 2023 dan 2024 sempat membuat inflasi beras melonjak hingga 5,61% pada September 2023 dan 5,32% pada Februari 2024 karena persiapan dan stok kurang.
Kini situasinya berbeda. âDulu saja 2016 kita selamat. Apalagi sekarang dengan pengalaman El Nino sampai 3 kali. (El Nino) 2023 dan 2024 persiapan agak kurang, sehingga impornya 7 juta ton. Sekarang stok kita 5,2 juta ton tanpa impor,â ujar Amran.
Data BPS juga menunjukkan inflasi beras masih terjaga. Inflasi tahunan Juli 2026 turun dari 3,98% ke 3,10%. Inflasi bulanan* juga rendah di level 0,49%.
Dengan stok yang kuat dan intervensi cepat, pemerintah yakin gejolak harga beras 2026 tidak akan separah El Nino edisi 2023 dan 2024.
- Darurat Kekerasan
- harga beras
- Antisipasi El Nino
- Antisipasi Kemarau
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Presiden Donald Trump Sebut Punya Tiga Strategi Hadapi Iran, Ini Penjelasan Selengkapnya
-
Pesan Kuat dari Nagasaki: Manusia Tidak Bisa Hidup Bersama Senjata Nuklir
-
Hama Thrips Bikin Cabai Bengkok & Rontok! Syngenta Luncurkan Teknologi Baru
-
Wow Butuh Biaya Sangat Banyak, Spanyol Pagari Laut Menyusul Korban Jiwa Ceuta Terus Bertambah
-
Wisatawan Alami Kecelakaan, Pemkab Lombok Tengah Perbarui Rambu Bahaya di Lokasi Wisata
-
BULOG Gerak Cepat! Sidak Pasar Serentak Cegah Beras Mahal
-
Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.