Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Minggu, 23 Agu 2026, 12:04 WIB

SEMARANG – Bagi masyarakata Semarang dan sekitarnya yang segera menikah, ini ada pameran 50 50 vendor pendukung pesta perkawinan. Mereka hadir dalam "wedding exhibition" atau pameran pesta perkawinan bertajuk "Let's Get Married" yang berlangsung di DP Mal Semarang, Jawa Tengah, pada 21-23 Agustus 2026.

Evelyne Joyce selaku pemilik Topeng The Event yang menjadi penyelenggara kegiatan, di Semarang, Minggu, mengatakan bahwa pameran "wedding" kali ini disesuaikan dengan model supermarket.

Ket. Foto: Menuju pelaminan — Sumber: ist

Menurut dia, pameran pesta perkawinan itu memang menyuguhkan konsep "Wedding Shopping Experience" sehingga pengunjung bisa melihat dan memilih vendor layaknya sedang berbelanja.

Mereka bisa membandingkan berbagai pilihan, berkonsultasi secara langsung, sampai mendapatkan program eksklusif dalam suasana yang nyaman, santai, modern dan mudah diakses.

"Vendornya komplit. Ada dekorasi, hotel, katering, stylist, cake, bridal, wedding organizer, kemudian ada undangan, invitation, suvenir, dancer, lighting, sound system, dan banyak lagi," katanya.

Diakuinya, nuansa yang diangkat memang lebih kekinian, sebab tren konsep perkawinan generasi Z sekarang ini memang sedikit berbeda, yakni cenderung simpel.

"Trennya itu sebenarnya simpel-simpel, kayak dulu dekorasi itu kan bunga-bunga banyak. Sekarang larinya ke kain-kain yang simpel, minimalis gitu. Kayak enggak mau repot," katanya.

Berbeda dengan selera kalangan orang tua yang ingin sesuatu yang terlibat mewah dan glamour, kata dia, anak-anak muda sekarang tidak suka desain yang berat, namun cenderung yang polos dan simpel, termasuk saat "prewedding".

Namun, kata dia, kesan mewah tetap muncul karena sekarang ini trennya menggunakan sentuhan LED dengan permainan pencahayaan dan video.

"Sentuhan LED banyak. Sekarang itu anak-anak suka membuat video-video pendek. Jadi, kebanyakan acara sekarang ingin menunjukkan video pendek kayak apa cerita kisah mereka," katanya.

Seiring dengan kondisi ekonomi sekarang ini, ia mengakui memang ada pengaruhnya dengan bisnis pesta perkawinan, tetapi para pelaku usaha di bidang itu tetap bertahan.

Menurut dia, kondisi itu turut didukung budaya Timur yang cenderung memposisikan pesta perkawinan sebagai sesuatu yang bergengsi sehingga akan tetap diusahakan dalam kondisi apapun.

Meskipun pesta perkawinan bukanlah kebutuhan primer, kata dia, masyarakat akan tetap berupaya mengusahakan tetap menggelar sebagai suatu "kebutuhan".

"Ya ada pengaruhnya, tetapi tetap-tetap pesta gitu. Misalkan dulu kadar pestanya 1.000 orang sekarang jadi 300 orang. Jadi, walaupun 'in this economy' pun orang mengusahakan supaya bisa terlaksana pernikahan," katanya.

Selain pameran, ada pula "fashion show bridal and groom collection" yang bisa menjadi acuan tren busana perkawinan teranyar.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.