Luis Enrique Tabuh Genderang Perang: Akui Bayern Konsisten, Tapi Tegaskan Skuad PSG Tak Terkalahkan

Selasa, 28 Apr 2026, 06:10 WIB

JAKARTA - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, melontarkan pernyataan bernada optimistis jelang laga krusial leg pertama semifinal Liga Champions melawan Bayern Muenchen di Parc des Princes, Rabu (29/4) dini hari WIB.

Meski mengakui bahwa raksasa Jerman tersebut tampil sebagai tim paling konsisten di Eropa musim ini dengan rekor hanya dua kali kalah, juru taktik asal Spanyol itu menegaskan bahwa kualitas kolektif skuad asuhannya tetaplah yang terbaik di antara para kontestan lainnya.

Ket. Foto: Ilustrasi - Pesepak bola Paris Saint-Germain (PSG) Khvicha Kvaratskhelia berselebrasi dengan rekannya setelah membobol gawang Liverpool FC dalam pertandingan Leg Pertama Perempat Final Liga Champions UEFA 2025/2026 di Parc des Princes, Paris, Prancis, Kamis (9/4). — Sumber: ANTARA/Anadolu Agency/Mustafa Yalcın

Enrique meyakini bahwa apa yang telah ditunjukkan Les Parisiens sejauh ini menempatkan mereka pada level tertinggi, sebuah kepercayaan diri yang tetap ia pegang teguh bahkan sejak timnya harus bersusah payah melewati babak playoff fase liga.

​"Secara konsistensi, Bayern sedikit berada di depan kami (PSG dan Arsenal) karena mereka hanya kalah dalam dua pertandingan, tetapi bila kita berbicara tentang apa yang telah kami tunjukkan sebagai sebuah tim, kami berada di level atas. Dan tidak ada tim yang lebih baik dari kami," ujar Enrique melalui situs resmi klub, Senin.

"Saya telah mengatakan hal ini setelah kami gagal masuk delapan besar di fase liga, bahwa saya tidak melihat ada tim yang lebih baik dari kami," kata pelatih asal Spanyol tersebut.

Pertemuan ini menjanjikan pertarungan tingkat tinggi antara raksasa Eropa. Tiga dari empat semifinalis musim ini yakni PSG, Bayern, dan Arsenal merupakan pemuncak klasemen di liga domestik mereka masing-masing.

Bayern bahkan telah mengunci gelar juara Bundesliga dengan hanya menderita satu kekalahan domestik dan satu kekalahan di Eropa. Perbedaan perjalanan juga mewarnai kedua tim.

Sementara Arsenal dan Bayern berhasil menempati dua posisi teratas di fase liga, PSG (dan Atletico Madrid) harus bersusah payah melalui babak playoff.

Namun, di fase gugur (babak 16 besar dan perempat final), kedua tim unjuk ketajaman; Die Roten tampil beringas dengan mencetak 16 gol, sementara PSG mengemas 12 gol.

Enrique menilai, rekor impresif tersebut tidak hanya berbicara soal serangan, melainkan juga pertahanan solid yang menempatkan keduanya sebagai yang terbaik di Eropa.

Enrique sangat menyadari ancaman mematikan dari daya gedor Bayern, terutama pergerakan sayap yang diisi oleh Luis Diaz dan Michael Olise. Meski demikian, fakta tersebut sama sekali tidak akan mengubah filosofi dan pendekatan bermain PSG di kandang.

​Enrique akan tetap mengandalkan agresivitas bek sayap andalannya, Achraf Hakimi dan Nuno Mendes.

"Tentu saja mereka juga harus bertahan, tetapi kami tahu bahwa kami harus lebih banyak menyerang daripada bertahan bila ingin meraih kemenangan. Kami sadar betapa sulitnya laga ini dan kami harus tahu cara bertahan dengan sangat baik," kata mantan pelatih Barcelona dan timnas Spanyol tersebut.

  • liga champions
  • bayern muenchen
  • luis enrique
  • psg
  • semifinal ucl

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.