Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bea Cukai Batam Menggagalkan Penyelundupan Narkoba yang Melibatkan Oknum Polisi

📅 Rabu, 12 Mar 2025, 22:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bea Cukai Batam Menggagalkan Penyelundupan Narkoba yang Melibatkan Oknum Polisi Doc: ANTARA
Ket. Barang bukti sabu yang diseludupkan penumpang kapal feri di Pelabuhan International Batam Centre yang melibatkan oknum anggota Polresta Tanjungpinang, Rabu (5/3/2025).

BATAM– Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Batam, Kepulauan Riau, menyatakan telah menggagalkan penyeludupan narkoba jaringan internasional yang melibatkan oknum anggota Polresta Tanjungpinang Briptu SS.

Kepala Bea Cukai Batam Zaky Firmansyah dikonfirmasi di Batam, Rabu, membenarkan penangkapan oknum anggota Polresta Tanjungpinang oleh Ditresnarkoba Polda Kepri terkait narkoba. Hal ini merupakan hasil pendalaman dari pengungkapan yang dilakukan jajarannya di Pelabuhan Ferry International Batam Centre beberapa waktu lalu.

“Betul, tangkapan dari Bea Cukai Batam dan dikembangkan kolaborasi bersama Ditresnarkoba Polda Kepri,” kata Zaky.

Lebih lanjut, Kepala bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Evi Octavia, menjelaskan upaya pihaknya menggagalkan penyelundupan narkotika jaringan internasional tersebut di mulai dari terminal kedatangan Ferry International Batam Centre pada Rabu (5/3) lalu.

Saat itu, petugas berhasil mengamankan satu pelaku berinisial PG (32), berasal dari Tanjungpinang, yang kedapatan memiliki narkoba jenis methamphetamine (sabu) dengan berat 185 gram.

“Penindakan dilakukan atas dasar kecurigaan petugas terhadap gerak gerik salah satu penumpang kapal feri MV Pintas Luxury 1 yang berasal dari Stulang Laut, Malaysia sekitar pukul 13.15 WIB,” katanya.

Atas kecurigaan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap penumpang dengan bantuan anjing pelacak unit K-9. Meskipun penumpang yang dicurigai sempat menghindar, namun akhirnya dapat diperiksa petugas.

“Saat diperiksa penumpang tersebut tidak dapat menjelaskan tentang tujuannya pergi ke Malaysia, jadi menambah kecurigaan,” katanya.

Petugas lalu melakukan tes urine dan hasilnya positif mengkonsumsi methampetamine dan ampethamine.

Saat tes urine dilakukan, PG mengakui membawa satu bungkusan diduga berisi sabu. Selain itu, setelah dilakukan pemeriksaan fisik, ditemukan satu bungkus plastik yang disembunyikan dalam popok yang dicurigai sabu.

Petugas lalu menguji sampel menggunakan narcotest reagent U dan hasilnya berubah warna biru atau positif methamphetamine.

“Atas barang bukti tersebut, PG dibawa ke Bea Cukai Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Evi.

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan, PG mengaku membawa sabu atas perintah seorang laki-laki berinisial SS, yagn merupakan kawan bermain bola.

Menurut pengakuan PG, dirinya baru pertama kali bekerja sebagai kurir, ditawari pekerjaan untuk menemani SS mengambil sabu di Malaysia dengan upah Rp5 juta per trip.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

50 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

56 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.