Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bea Cukai Batam Menggagalkan Penyelundupan Narkoba yang Melibatkan Oknum Polisi

📅 Rabu, 12 Mar 2025, 22:28 WIB | Oleh: Tim Penulis

Namun, lanjut dia, ketika di Malaysia, SS memerintahkan PG untuk membawa sabu tersebut dengan upah dinaikkan menjadi Rp10 juta per trip.

“SS berangkat dari Tanjungpinang ke Batam pada Sabtu (1/3) menggunakan kapal feri dengan rute Tanjung Uban-Telaga Punggur,” katanya.

SS diketahui berangkat bersama PG dan juga seorang wanita berinisial AA yang merupakan kekasih dari PG.

Sesampainya di Pelabuhan Telaga Punggur, ketiganya berangkat menuju Pelabuhan Batam Centre untuk melanjutkan perjalanan ke Stulang Laut, Malaysia.

Berdasarkan pengakuan PG, sabu tersebut diterima oleh SS dari seorang laki-laki berinisial B pada Selasa (4/3).

“PG mengaku tidak bertemu dan tidak mengenal B,” ujarnya.

Setelah menerima barang dari B, SS langsung memberikan barang tersebut kepada PG, yang awalnya ditolak karena perjanjian awal hanya untuk menemani. Namun, setelah bernegosiasi dan menaikkan upahnya, PG setuju untuk membawa barang tersebut.

“Sabu diterima PG dalam bentuk popok untuk dipakai, Rencananya akan diberikan kepada seorang berinisial IIS di Tanjungpinang,” kata Evi.

Bea Cukai telah menerbitkan Surat Bukti Penindakan dan selanjutnya diserahterimakan ke Polda Kepri.

“Penindakan ini merupakan komitmen dan kolaborasi Bea Cukai bersama Polda Kepri dalam memerangi penyeludupan narkoba di wilayah Kepri,” katanya.

Usai penangkapan PG, Ditresnarkoba Polda Kepri menangkap SS, anggota Polresta Tanjungpinang berpangkat Briptu bersama seorang wanita berinisial AA di sebuah kos-kosan di wilayah Sei Panas, Kota Batam, Kamis (6/3) dini hari.

Saat ini ketiganya telah dilakukan penahanan di rumah tahanan Polda Kepri dan dilakukan pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan yang terlibat di dalamnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.