Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Legislator: Pemprov DKI Perbanyak Bursa Kerja

3 Selasa, 11 Mar 2025, 16:25 WIB | Oleh:
Legislator: Pemprov DKI Perbanyak Bursa Kerja Legislator: Pemprov DKI Perbanyak Bursa Kerja Doc: ANTARA/HO-Pemkot Jakut
Ket. Para pencari kerja mendatangi Pameran Bursa Kerja atau Job Fair di Pluit Junction mulai 5-6 Maret 2025.

Jakarta -- Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) William Aditya Sarana meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk dapat mengatasi tingginya angka pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan memperbanyak bursa kerja (job fair).

"Kami prihatin dengan tingginya angka PHK di ibu kota baru-baru ini. Pemprov DKI Jakarta harus bergerak untuk mengatasi permasalahan ini," kata William di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, data dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menunjukkan sebanyak 3.325 pekerja terkena PHK pada Januari 2025.

Dari jumlah tersebut, kata dia, sebanyak 2.650 atau 79,70 persen ada di DKI Jakarta dan menjadi kasus PHK paling banyak dari semua daerah.

"Kasus PHK ini terjadi pada masa-masa yang sulit dan sangat disayangkan. Daya beli masyarakat sedang menurun, ditambah PHK yang terjadi secara massal, ini akan menambah tekanan terhadap perekonomian warga Jakarta," ujarnya.

William mengingatkan lagi janji Gubernur DKI Jakarta dengan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno yang akan mengadakan bursa kerja di seantero Jakarta dalam rangka mengatasi masalah pengangguran.

"Pemprov DKI Jakarta harus bertindak, kami ingatkan kembali agar janji gubernur untuk mengadakan job fair di setiap kecamatan, segera direalisasikan," katanya.

Hal itu kata William, harus segera dilakukan untuk mempertemukan pekerja yang terdampak PHK dan menganggur dengan penyedia kerja yang mungkin membutuhkan keahlian mereka.

William juga menyarankan Pemprov DKI Jakarta untuk mengadakan pelatihan-pelatihan kerja bagi para pekerja yang terkena PHK agar mereka bisa melakukan alih profesi dengan lancar.

"Pemprov DKI Jakarta juga bisa mengadakan program-program latihan kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar agar para pekerja yang kini menganggur karena di-PHK bisa menyesuaikan diri dengan keperluan industri dan segera mendapatkan pekerjaan baru," katanya menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

Jangan Lunglai Usai Juara Hylo Open

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Jangan Lunglai Usai Juara H...
Olahraga
Terus Terpuruk, Ten Hag Seb...
Luar Negeri
Harga Minyak Dunia Turun Dr...

Jakcraft Ruang UMKM Promosikan Produk Unggulan

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakcraft Ruang UMKM Promosi...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.