Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNPB buka kemungkinan relokasi warga Pondok Gede Permai Bekasi

📅 Senin, 10 Mar 2025, 21:08 WIB | Oleh:
BNPB buka kemungkinan relokasi warga Pondok Gede Permai Bekasi Doc: Antara Foto
Ket. Hampir seluruh bangunan fasilitas publik di Bekasi masih dipenuhi berlumpur dengan ketebalan 20-40 centimeter, sejak peristiwa banjir setinggi tiga meter terjadi pada Selasa (4/3)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membuka kemungkinan tempat tinggal warga korban banjir di Pondok Gede Permai, Bekasi, Jawa Barat direlokasi ke tempat yang baru.

Pernyataan itu diungkapkan oleh Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam siaran konferensi "Disaster Briefing" yang diikuti secara daring dari Jakarta, Senin petang.

Menurut Abdul, pertimbangan mendasarnya adalah posisi perumahan Pondok Gede Permai jauh lebih rendah dari tanggul pembatas aliran sungai yang ada di belakangnya. Berdasarkan peninjauan tim BNPB mendapati jarak ketinggian antara tanggul dengan perumahan itu terpaut 4-6 meter.

"Bisa dibayangkan ya. Memang akses konektivitas disana, di Bekasi, bagus, tapi kita bicara jangka panjang apakah setiap hujan di setiap tahunnya harus ada upaya evakuasi?," kata dia.

Oleh karena itu ia menambahkan, upaya merelokasi warga dan penertiban pemukiman yang ada di sepadan Sungai Bekasi yang dekat dengan titik pertemuan Sungai Cileungsi - Sungai Cikeas itu mesti dilakukan demi keselamatan masyarakat dan lingkungan yang berkelanjutan.

Dia juga mengungkapkan bahwa kemungkinan tersebut saat ini sedang dibahas di tingkat menteri untuk mengevaluasi kelayakannya secara umum, melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perumahan dan Permukiman, dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

"Nanti kita bisa lihat, evaluasi kelayakan infrastruktur perairan secara umum apa yang perlu dibenahi, apakah kondisi sungai, sempadan sungainya atau ada implikasi penduduk direlokasi yang jadi salah satu opsi, nanti dari kementerian perumahan siapkan lahan perumahannya, sementara untuk masyarakatnya ditangani Menko PMK," kata dia menjelaskan.

Terlepas dari situ, BNPB memastikan siap mendampingi Pemerintah Kota Bekasi secara melekat untuk mencukupi kebutuhan logistik bagi warga korban banjir di kota itu sekaligus pemulihan dampak bencana, dimana saat ini hampir seluruh bangunan fasilitas publik di Bekasi masih dipenuhi berlumpur dengan ketebalan 20-40 centimeter, sejak peristiwa banjir setinggi tiga meter terjadi pada Selasa (4/3).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Insiden Maut Chiang Rai: Te...

Yen Jepang Makin Terperosok Dekati Rekor Terendah

28 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Yen Jepang Makin Terperosok...
Luar Negeri
Armenia Terbelah Dua Kubu A...
Nasional
DPR Dorong Distribusi Digit...
Luar Negeri
Pekerja Mogok Kerja, Layana...
Daerah
Bangka Tengah Tanam Padi Go...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.