Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Siapkan Santri Siap Kerja, Khofifah Puji Terobosan Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya

📅 Selasa, 11 Nov 2025, 16:41 WIB | Oleh:
Siapkan Santri Siap Kerja, Khofifah Puji Terobosan Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya Doc: Koran Jakarta/ Selocahyo
Ket. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, mengapresiasi program pesantren seperti desain grafis, digital marketing, pertanian digital, konten kreator, dan lainnya sehingga santri bisa menempa hobi menjadi profesi.

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Pesantren Digipreneur (Digital-Entrepreneurship) "Al-Yasmin" Surabaya, Senin (10/11), dengan menyebutnya pesantren digital merupakan kebutuhan masa depan untuk pemanfaatan digital sesuai agama.

"Pesantren Digipreneur Al-Yasmin yang anti-mainstream ini justru menjadi respons pesantren untuk mencetak santri yang siap menjawab dunia digital dengan entrepreneur sekaligus respons agama untuk perkembangan digital yang sekarang ditandai artificial intellegent (AI)," katanya dalam peresmian 

"Kita bersyukur karena tidak ada pesantren yang membolehkan santrinya membawa gawai, tapi pesantren ini justru santrinya tidak mungkin tanpa pegang gawai," katanya di Surabaya. 

Gubernur Khofifah menjelaskan konsep anti-mainstream di Pesantren Al-Yasmin itu justru menjadi kebutuhan masa depan di era dunia tanpa batas.

Apalagi, katanya, masyarakat saat ini masih banyak yang terkecoh dengan perkembangan digital, seperti mengira AI itu riil, padahal tidak riil, namun bisa dimanfaatkan untuk kehidupan, seperti operasi kedokteran di Surabaya dengan bimbingan spesialis dari luar negeri yang memandu dari jarak jauh lewat AI.

"Jadi, apa yang dilakukan mas Helmy (pengasuh Pesantren Digipreneur Al-Yasmin) ini menerobos zaman. Persoalan digital IT memang harus dikondisikan dengan baik, bukan setiap hari di depan gadget/gawai, tapi bagaimana perkembangan digital yang sudah menjadi realitas itu memberi manfaat untuk efisiensi dan efektifitas dalam kehidupan," katanya.

Selain itu, juga bisa dikembangkan dalam digital-entrepreneur, seperti untuk bidang pertanian, peternakan dan sebagainya, yang dapat dilakukan anak-anak SMK yang bisa memanfaatkan dunia digital untuk berbagai kebutuhan melalui jaringan internet yang ada. "Karena itu, Pemprov Jatim berkolaborasi dengan sejumlah universitas luar negeri di bidang digital IT," katanya.

Sementara itu, pengasuh Pesantren Digipreneur Al Yasmin, Helmy M Noor menjelaskan pesantren yang peletakan batu pertamanya juga dilakukan Gubernur Khofifah bulan Februari lalu itu berkonsep digipreneur, yakni digital dan entrepreneurship, yang dikelola oleh Yayasan Santri Milenial Indonesia (Yasmin).

"Pesantren yang kami rintis sejak 2021 itu merupakan cita-cita lama sejak 25-an tahun lalu atas spirit yang ditanamkan almaghfurlah KHA Hasyim Muzadi (Ketua Umum PBNU 2000-2010), karena almarhum KHA Hasyim Muzadi (pengasuh Pesantren Mahasiswa Al-Hikam, Malang) itulah yang mengenalkan saya dengan dunia digital sejak muda. Pesan beliau ada dua, yakni tekuni dan tularkan," katanya.

Bahkan, dirinya pernah diajak Kiai Hasyim Muzadi ke sebuah kampus di India yang memiliki studio cukup besar, yang melahirkan aktor-aktris dunia dari Hollywod, lalu Kiai Hasyim Muzadi mengamanati Helmy untuk bisa membuat hal serupa, tapi berbasis pesantren/Islami, sekaligus menangkal radikalisme di dunia digital.

"Program pesantren ini memang untuk santri yang bertalenta khusus, seperti public speaking, desain grafis, musik, digital marketing, pertanian digital, konten kreator, media, advertising digital, dan ketrampilan khusus bertema digital lainnya, sehingga santri bisa menempa hobi menjadi profesi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.