Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pusdalops PB Sumatera Utara Mencatat 1.632 Jiwa Terdampak Banjir di Nias Barat

📅 Jumat, 07 Mar 2025, 17:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pusdalops PB Sumatera Utara Mencatat 1.632 Jiwa Terdampak Banjir di Nias Barat Doc: ANTARA
Ket. Pusdalops PB Sumatera Utara mencatat 1.632 jiwa dari 408 KK terdampak banjir yang melandan empat kecamatan di Nias Barat, Sumatera Utara.

MEDAN– Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara mencatat 1.632 jiwa dari 408 kepala keluarga terdampak banjir yang melanda empat kecamatan di Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara.

Berdasarkan laporan yang diterima, di Medan, Jumat (7/3), banjir yang terjadi pada 5 Maret 2025 itu disebabkan hujan dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan beberapa sungai di Kabupaten Nias Barat meluap.

Adapun banjir di empat kecamatan itu menerjang tujuh desa, yaitu Desa Tuwuna, Simaeasi, dan Desa Fadorobahili di Kecamatan Mandrehe, Desa Iraonogeba dan Desa Hilidaura di Kecamatan Mandrehe Barat, Desa Hilisoromi di Kecamatan Kecamatan Moro’o, dan Desa Iraonogaila Kecamatan Lahomi.

Pusdalops PB Sumut juga mencatat banjir tersebut mengakibatkan 33 hektare lahan pertanian gagal panen, satu unit jembatan di Desa Tuwuna Kecamatan Mandrehe ambruk, 200 meter jalan penghubung desa mengalami kerusakan, serta 55 unit rumah terendam banjir.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan penanganan dampak banjir tersebut telah dilakukan.

Dia menyebut BPBD setempat telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Nias Barat, dan pemerintah desa serta melakukan pendataan di lokasi kejadian.

"BPBD setempat bersama pemangku kebijakan terkait telah melakukan survei ke lapangan dan memberikan bantuan kepada warga," kata dia.

Ia mengatakan berdasarkan laporan yang diterima tidak ada korban jiwa, korban luka, dan juga pengungsi atas peristiwa tersebut.

"Saat ini banjir masih berdampak dan dalam tahap penanganan oleh pemerintah setempat," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Gempa Letusan Masih Mendomi...
Megapolitan
Unjuk Rasa di Jakarta Pusat...
Nasional
Pertamina Gerak Cepat Tanga...
Megapolitan
Baznas Kota Tangerang Bantu...
Megapolitan
Kamis, Gerai Samsat Kelilin...
Nasional
BMKG: Bibit Siklon 92W Picu...
Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.